Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

KPK Telusuri Dugaan Keterlibatan Anggota DPR Lain dalam Kasus Taufik Kurniawan

Taufik Kurniawan menjadi anggota DPR dari Dapil Jawa Tengah VII yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in KPK Telusuri Dugaan Keterlibatan Anggota DPR Lain dalam Kasus Taufik Kurniawan
Ilham Rian Pratama/Tribunnews.com
Wakil Ketua KPK, Muhammad Laode Syarif 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menelusuri adanya dugaan keterlibatan anggota DPR lainnya dalam kasus yang menyeret nama Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan.

Wakil Ketua KPK, Muhammad Laode Syarif, mengatakan saat ini proses penyelidikan tengah berlangsung.

Namun, ungkap Muhammad Laode Syarif, lembaga antirasuahnya kini sedang mencukupi alat bukti untuk bahan penyelidikan.

"Tapi tentunya kalau mencukupi semua alat bukti, kita akan lanjut ke sana. Tapi untuk sementara, untuk Kebumen itu sampe yang terjaring sekarang saja," kata Muhammad Laode Syarif di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/11/2018).

Taufik Kurniawan menjadi anggota DPR dari Dapil Jawa Tengah VII yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen.

Dia sudah tiga periode duduk sebagai wakil rakyat.

Dalam kasus ini, Taufik ditetapkan sebagai tersangka suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2016.

Baca: Hukuman Dokter Bimanesh Ditambah Jadi 4 Tahun Penjara

Rekomendasi Untuk Anda

Taufik Kurniawan diduga menerima Rp 3,65 miliar dari Bupati nonaktif Kebumen, Muhamad Yahya Fuad.

Setelah adanya penyerahan uang, dalam pengesahan APBN Perubahan tahun anggaran 2016, Kabupaten Kebumen mendapat alokasi DAK tambahan sebesar Rp 93,37 miliar.

DAK tersebut direncanakan digunakan untuk pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Kebumen.

Proses penyelidikan terhadap Taufik Kurniawan telah dilakukan sejak Agustus 2018.

Dia telah diminta keterangan saat proses penyelidikan pada awal September 2018. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas