Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Perwira TNI Ditembak

Letkol CPM Dono Kuspriyanto Sempat Share Puisi Yenny Wahid Sebelum Tewas Ditembak

Sahabat sekaligus alumni SMA angkatan 81 itu menangis mengingat detik-detik sebelum Letkol CPM Dono Kuspriyanto tewas.

Letkol CPM Dono Kuspriyanto Sempat Share Puisi Yenny Wahid Sebelum Tewas Ditembak
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Foto Letkol Dono Kuspriyanto saat masih hidup. Ia tewas ditembak oleh sesama anggota TNI di Jatinegara, Jakarta Timur - TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho 

TRIBUNNEWS.COM -- KEMATIAN mendadak Letkol CPM Dono Kuspriyanto mengejutkan banyak pihak, khususnya Budi Hendrajaya.

Sahabat sekaligus alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Ciawi angkatan 81 itu menangis mengingat detik-detik sebelum Letkol CPM Dono Kuspriyanto tewas.

Pasalnya, Budi menceritakan, hanya berselang dua jam sebelum penembakan di Jalan Jatinegara, tepatnya di depan Rumah Sakit Hermina, Jatinegara, Jakarta Timur pada Selasa (25/12/2018) malam, Letkol CPM Dono Kuspriyanto diketahui sempat mengirimkan pesan motivasi serta video puisi berjudul 'Ampuni Kami Tuhan' yang dibacakan oleh Yenny Wahid.

Awalnya, puisi dalam program Pray For Indonesia itu katanya tidak diperhatikannya.

Namun, berulang kali didengarkan, terdapat beberapa bait puisi yang mengejutkan dirinya maupun teman-temannya.

Kalimat 'membunuh orang tidak berdosa' tegas dinyatakan Yenny Wahid setara dengan membunuh seluruh umat manusia.

Kalimat yang serupa dengan nasib yang dialami oleh Letkol CPM Dono Kuspriyanto.

"Awalnya nggak ada yang perhatiin, tapi memang almarhum itu nggak biasanya kirim pesan begitu (motivasi), baru kali itu aja. Nggak nyangka kalau itu pesannya yang terakhir," ungkap Budi ditemui usai melayat Letkol CPM Dono Kuspriyanto di Taman Makam Bahagia (TMB) Dreded, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (26/12/2018).

Selain video, Letkol CPM Dono Kuspriyanto pun katanya sempat mengirimkan sebuah pesan motivasi dua jam sebelum peristiwa penembakan, yakni sekira pukul 21.00 WIB.

Pesan Motivasi itu diungkapkan Budi berisi perjalanan hidup Mirza Riadiani Kesuma atau Chica Koeswoyo ketika hendak memeluk agama Islam.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas