Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tsunami di Banten dan Lampung

Dompet Kemanusiaan Tribunnews-ACT untuk Korban Gempa Tsunami di Selat Sunda

Dompet kemanusian Tribunnews.com dan Aksi Cepat Tanggap bisa disalurkan melalui rekening donasi BNI Syariah dengan nomor 8660291018120040.

Dompet Kemanusiaan Tribunnews-ACT untuk Korban Gempa Tsunami di Selat Sunda
Tribunlampung/Dedi
Pengungsi Pulau Sebesi dan Sebuku masih bertahan di Tenis Indoor Kalianda, Lampung Selatan. 

Juga terpantau adanya gempa embusan sebanyak 5 kali dengan amplitudo 14-21 mm dan durasi 35-65 detik.

Selain itu masih tercatat adanya gempa mikro tremor (tremor menerus) dengan amplitudo 2-21 (dominan 6 mm).

437 Meninggal
Data di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, hingga hari Rabu (2/1/2019), jumlah warga terdampak tsunami Selat Sunda yang mengungsi bertambah.

Pada 31 Desember 2018, data BNPB menyebutkan 33.721 jiwa mengungsi dan data terbaru menunjukkan jumlah pengungsi sebanyak 36.923 orang.

Menurut Sutopo Purwo Nugroho, Humas BNPB, jumlah pengungsi paling banyak berada di wilayah Pandeglang sebanyak 22.111 orang pengungsi dan di Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 7.868 pengungsi.

Baca: Aktivitas Gunung Anak Krakatau Pagi Ini Tenang, Tak Terdengar Suara Dentuman

Korban jiwa, hingga Rabu lalu mencapai 437 orang meninggal dan 7.200 korban luka-luka.

Sementara itu hingga Senin (7/1/2019) kemarin, ratusan pengungsi asal Pulau Sebesi masih bertahan di lapangan tenis Indoor Kalianda, Lampung Selatan.

Sebagian warga yang belum kembali ini merupakan warga yang rumahnya rusak diterjang tsunami Selat Sunda (22/12/2018) lalu.

Senin kemarin ada sekitar 200 warga asal Pulau Sebesi yang sudah kembali ke pulau.

Warga kembali melalui Pelabuhan Canti Rajabasa.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas