Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Novel Baswedan Sebut Kapolri Tak Sungguh-sungguh Ungkap Kasus Penyerangan Dirinya

"Karena memang realitanya penegak hukum atau saya katakan Pak Kapolri tidak dengan sungguh-sungguh untuk mengungkap," kata Novel

Novel Baswedan Sebut Kapolri Tak Sungguh-sungguh Ungkap Kasus Penyerangan Dirinya
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Penyidik Senior KPK Novel Baswedan di kediamannya, Kamis (11/4/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali mendapat desakan dari seorang penyidik senior KPK, Novel Baswedan agar kasusnya segera terungkap.

Desakan tersebut bukan tanpa dasar. Sebab, kasus penyerangan tersebut tak kunjung terungkap meski Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) telah dibentuk.

Baca: Investigasi Penyerangan Novel Baswedan, Tim Gabungan ke Maluku, Untuk Apa?

"Apakah kita terus kemudian akan membiarkan ini semua? Tentunya ketika saya dan teman-teman mendesak kepada bapak Presiden untuk membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF)," tegas Novel Baswedan di kediamannya, Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (11/4/2019).

Novel Baswedan menilai tim gabungan yang dikomandoi Kapolri Jenderal Tito Karnavian itu tidak serius dalam mengungkap dalang di balik penyiraman air keras terhadapnya dan serangan-serangan lainnya yang dialami anggota KPK.

"Karena memang realitanya penegak hukum atau saya katakan Pak Kapolri tidak dengan sungguh-sungguh untuk mengungkap. Bahkan tidak ada satupun yang terungkap dari sekian banyak serangan-serangan itu," ucap Novel Baswedan.

Dalam perjalanan panjang penanganan kasus penyerangan ini, lanjut Novel Baswedan, bukti-bukti sebenarnya sudah ada.

Hanya saja, Novel Baswedan tidak melihat ada tindakan signifikan yang dilakukan tim gabungan dalam mencari pelaku penyerangan itu.

Maka itu, Novel Baswedan menganggap penanganan kasus ini sudah buntu.

"Tentunya sebagai pemimpin kita, Pak Jokowi, kita berharap beliau membukakan jalan bagi upaya menegakkan kebenaran dan keadilan yang menemui jalan buntu ini," kata Novel Baswedan.

Sebelumnya, kepolisian mengeluarkan surat tugas untuk membentuk tim khusus dalam rangka pengusutan kasus Novel Baswedan.

Halaman
12
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas