Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

BNN Berikan Masukan Kepada Anggota DPRD Kota Magelang yang Sedang Menyusun Raperda Soal Narkoba

Anggota DPRD Kota Magelang melakukan kunjungan kerja ke Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memintan saran dan masukanm

BNN Berikan Masukan Kepada Anggota DPRD Kota Magelang yang Sedang Menyusun Raperda Soal Narkoba
tribunnews.com
Badan Narkotika Nasional. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPRD Kota Magelang melakukan kunjungan kerja ke Badan Narkotika Nasional (BNN).

Dalam kunjungannya anggota DPRD Kota Magelang meminta saran dan masukan dari BNN terkait penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Dalam kesempatan tersebut, berbagai saran atau masukan penting disampaikan sejumlah pejabat BNN.

Sekretaris Utama BNN RI, Adhi Prawoto menyarankan agar panitia khusus DPRD terlebih dahulu mempelajari Inpres 6/2018 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN.

Baca: Baiq Nuril Akan Ajukan Penangguhan Eksekusi Guna Susun Permohonan Amnesti Kepada Jokowi

Baca: Polisi Tersangkakan Wanita Penyebar Foto Mumi Berwajah Jokowi

Baca: Pengamat: Tidak Perlu Partai Politik Pendukung Prabowo Berpindah ke Koalisi Jokowi

Sehingga, dari Inpres tersebut bisa diambil intisarinya untuk penyusunan Raperda.

“Seperti diketahui bahwa Inpres tersebut ditujukan agar kementerian/lembaga besama-sama melakukan aksi nyata dalam upaya penanggulangan narkoba melalui berbagai langkah seperti, sosialisasi bahaya narkoba, tes urine atau penyusunan regulasi di instansinya,” kata Adhi Prawoto saat memimpin audiensi, Senin (8/7/2019) dalam keterangan yang diterima.

Sementara itu, Arifin Mustofa, selaku Ketua Pansus Raperda P4GN dari PKS mengatakan bahwa raperda tersebut akan menjadi payung hukum di Kota Magelang, sehingga pihaknya diberikan amanah untuk segera menyelesaikannya.

Dalam kesempatan itu, ia menghadapi satu tantangan, yaitu penentuan judul tentang perda tersebut apakah memuat kata ‘Narkotika’ atau ‘Narkoba’.

Jika dilihat dari tren permasalahannya, di kota Magelang, tak hanya masalah narkotika saja tapi juga persoalan lainnya seperti obat-obatan terlarang juga tak kalah ancamannya.

Baca: Hina Jokowi Sebagai The New Firaun, Wanita di Blitar Bernasib Seperti Ini

Baca: Ander Herrera Siap Lakukan Petualangan Baru Bersama Paris Saint Germain

Sehingga ia berpendapat agar cakupannya lebih luas maka sebaiknya menggunakan kata ‘Narkoba’.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Adi Suhendi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas