Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

KPK Periksa Bos PT Beton Perkasa Terkait Korupsi Pembangunan Kampus IPDN

Pada 2010, tersangka Dudy Jocom melalui kenaIannya diduga menghubungi beberapa kontraktor kemudian memberitahukan akan ada proyek IPDN.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in KPK Periksa Bos PT Beton Perkasa Terkait Korupsi Pembangunan Kampus IPDN
TRIBUNNEWS/HERUDIN

Dugaan kerugian negara untuk dua proyek pembangunan IPDN Iainnya adalah provek pembangunan Kampus IPDN di Agam, Sumatera Barat sekitar Rp34,8 miliar dan proyek pembangunan Kampus IPDN di Rokan Hilir Riau sekitar Rp22,11 miliar. 

Total dugaan kerugian negara untuk pembangunan empat gedung kampus IPDN tersebut adalah sekitar Rp77,48 miliar.

KPK juga terus mendalami peran PT Adhi Karya dan PT Waskita Karya selaku penggarap proyek pembangunan gedung kampus IPDN. Kuat dugaan kedua korporasi ini terlibat skandal pembangunan IPDN.

Penyidik menggeledah kantor PT Adhi Karya dan PT Waskita Karya di Jakarta untuk memperkuat bukti. Sejumlah dokumen dan bukti elektronik disita dari kedua lokasi tersebut.

Teranyar, penyidik menyita sejumlah dokumen dari staf Keuangan dan Sumber Daya Manusia PT Waskita Karya Setiadi Pratama dan staf PT Kakanta Andi Sastrawan yang menjadi pelaksana lapangan proyek IPDN Gowa. Dokumen itu diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas