Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Respons Politikus PKS Sikapi Wacana Perguruan Tinggi Negeri Dipimpin Rektor Asing

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mempersoalkan soal wacana rektor asing memimpin Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia.

Respons Politikus PKS Sikapi Wacana Perguruan Tinggi Negeri Dipimpin Rektor Asing
tribunnews.com/ Chaerul Umam
Mardani Ali Sera di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mempersoalkan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) akan mendatangkan rektor dari luar negeri untuk memimpin Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia.

Apalagi tujuannya agar PTN-PTN mampu masuk dalam 100 besar universitas top di dunia.

"Kehadiran rektor asing secara terbatas dengan target membuat ada universitas di Indonesia menjadi top 100 dunia, itu baik. Era sekarang kita sedang berkompetisi dengan yang lain. Harus mampu menarik SDM terbaik dunia datang dan berkarya di Indonesia," ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada Tribunnews.com, Rabu (31/7/2019).

Baca: Gerai Geprek Bensu Fatmawati Terbakar, Ruben Onsu Berikan Klarifikasi, Tak Ada Korban Jiwa

Baca: Watsons Gelar Festival Belanja Online, Promonya Mulai Harga Spesial Rp 8 dan Diskon Hingga 88 Persen

Baca: Penggunaan Media Sosial Berlebihan Picu Gangguan Kesehatan Mental

Baca: Tiga Bulan Liga 1 Berjalan, BOPI Bertemu LIB Untuk Evaluasi Kompetisi

Hanya saja, tentu harus disertai syarat yang mengikat berupa Key Performance Indicators (KPI) atau penilaiaan hasil kerja bagi rektor-rektor asing tersebut.

KPI bagi rektor-rektor asing menurut dia, indeks pergurutan tinggi yang dipimpinnya harus naik dalam waktu lima tahun.

"KPI yang tegas dalam lima tahun posisi Univeristas yang ditanganinya indeksnya naik," tegas anggota DPR RI ini.

Keberadaan rektor asing umpama garam bagi masalah di Indonesia.

Karena itu, tidak perlu banyak tapi dapat menjadi contoh.

"Karena budaya dan karakter personal kadang dibentuk oleh lingkungan sekitar," jelasnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas