Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Guru Besar UI: Rektor Asing Yang Tawarkan Diri Itu Pencari Kerja atau Dibajak

Untuk mendapatkan rektor kelas atas dari luar negeri dia menilai, harus dilakukan dengan membajak.

Guru Besar UI: Rektor Asing Yang Tawarkan Diri Itu Pencari Kerja atau Dibajak
Warta Kota/henry lopulalan
Ahli Hukum yang juga anggota Tim 9 ( Tim Independen) Hikmahanto Juwana setelah bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Rabu (28/1/2015). (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

Konsekuensinya Anggaran Rumah Tangga universitas yang mapan harus diamandemen pula.

Tentu ini tidak akan mudah karena melibatkan banyak stakeholders.

Baca: Tulis Surat Buat Kader, Amien Rais Wanti-wanti PAN Jangan Terjerumus Dosa Era Jokowi

"Bukannya tidak mungkin ide mengimpor rektor ke sejumlah PTN akan lama untuk diwujudkan," ucapnya.

Menristekdikti: Sudah Ada Peminat dari Korea yang Tawarkan Diri

Meski rencana mendatangkan rektor asing masih mendatangkan penolakan, namun Menristekdikti, M Nasir menyebut sudah ada rektor dari luar negeri yang mulai berminat dan bertanya soal aturan.

Saat ini menurut dia, sudah ada peminat dari Korea yang menawarkan diri dan peminat dari AS dan Inggris menanyakan prosedurnya.

"Ini Agustus dari Korea sudah tawarkan diri, 'saya mantan rektor Universitas di Korea, yang biasa jadi dunia'. Apa tidak direspon positif? Amerika lagi menanyakan prosedur, Inggris juga tanyakan,"ujar Nasir di Undip Semarang, Jawa Tengah, Kamis (1/8/2019).

Nasir menegaskan, jika ada kampus di Indonesia yang dipimpin rektor asing maka tidak akan ada pengaruh ke budaya atau kebangsaan. Ia menjamin nasionalisme tetap terjaga.

"Bagaimana mengubah budaya di akademik, tidak berarti mengubah budaya dan kebangsaan kita. Nasionalisme tetap jaga," tegasnya.

Baca: 5 Tips dan Trik Mendapatkan Tiket Pesawat Murah

Menristekdikti ingin mendatangkan rektor asing demi meningkatkan perguruan tinggi Indonesia di peringkat dunia. Nasir melihat pengalaman sejumlah negara yang menerapkan hal itu dan berharap bisa diterapkan di Indonesia.

Halaman
1234
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas