Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Rusuh di Papua

Amien Rais: Hati-hati Pak Jokowi, yang Lain Bisa Ditunda Tapi Tolong Papua Jangan Sampai Terlambat

Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais meminta Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menunda rencana pemindahan ibu kota Indonesia.

Amien Rais: Hati-hati Pak Jokowi, yang Lain Bisa Ditunda Tapi Tolong Papua Jangan Sampai Terlambat
Kolase TribunWow.com
Amien Rais dan Jokowi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais meminta Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menunda rencana pemindahan ibu kota Indonesia.

Menurutnya sekarang ini presiden lebih baik menyelesaikan masalah kerusuhan di Papua yang dipicu persekusi dan perlakuan rasial terhadap masyarakat Papua.

"Ini masih (bisa) ditunda, untuk sementara waktu ya, tetapi yang lebih mendesak saya katakan kejadian di Sorong, di Fakfak, Manokwari dan lain lain, di mana teman-teman saudara kita Papua itu memang melampiaskan amarahnya," ujar Amien Rais dalam perayaan HUT PAN yang ke 21 di Jakarta, Jumat, (23/8/2019).

Amien Rais heran pemerintah meributkan pemindahan ibu kota ketika di sejumlah daerah terjadi kerusuhan.

Padahal menurut Amien Rais pemindahan ibu kota nya sendiri belum jelas.

 

Baca: Pejabat BNN Riau Gertak KaSatpol PP Pekanbaru di Tempat Dugem Siapa Kamu? Jangan Coba Lawan Saya

Baca: PON 2020 Papua Diundur? Menpora: Kendala Tidak Ada Kaitannya Dengan Keamanan

"Jadi saya heran kalau pak Jokowi sepertinya ribut sendiri mau mindah ibu kota ke tempat yang belum jelas. Ada mengatakan mungkin di Kalteng mungkin di Kaltim ada yang mengatakan kalau tengahnya bukan Kalimantan dong. Masih barat, ada yang usulkan di Sulawesi," katanya.

Amien Rais menyarankan pemerintah sebaiknya fokus menyelesaikan masalah di Papua.

Penyelesaian harus dilakukan secara komprehensif.

Karena Amien menilai kemarahan masyarakat Papua sekarang ini sangat wajar.

Baca: Kepergok Curi Motor, Warga Temanggung Tercebur ke Sungai Sedalam 7 Meter Lalu Dihajar Massa

"Saya sangat paham karena di Papua itu yang dirasakan oleh rakyat Papua itu pertama ekologi mereka dihancurkan. Jadi itu semacam destruction, luar biasa permasalahan dari waktu ke waktu itu kan diabaikan  tidak pernah diurus dengan sungguh-sungguh nah kemudian sekarang ditambah lagi dikatakan monyet dan lain lain ya," katanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...

Berita Terkait :#Rusuh di Papua

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas