Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

‎Respons Mendagri Sikapi Wacana Pemindahan Ibu Kota Jawa Barat

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan muncul usulan pemindahan Ibu Kota Jawa Barat dari Kota Bandung.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Adi Suhendi
zoom-in ‎Respons Mendagri Sikapi Wacana Pemindahan Ibu Kota Jawa Barat
Rizal Bomantama
Mendagri Tjahjo Kumolo 

Mengenai kepindahan Ibu Kota Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan, menurut Ridwan Kamil, tidak memberikan dampak luas bagi Jabar.

Yang berpengaruh hanya penyesuaian koordinasi pemerintahan.

"Tinggal mobilitas koordinasi saja, kalau kita ke Jakarta tinggal naik kereta atau mobil, ke Kalimantan pakai pesawat. Pergerakan ekonomi menurut pembacaan analisis, pegawai pemerintah tidak sampai 10 persen," katanya

Baca: Pro Kontra Wacana Bekasi Mau Gabung Jakarta, Ridwan Kamil Minta Wartawan Cek Hal Ini

Baca: Sebut Kerajaan Sriwijaya Fiktif, Ridwan Saidi Bakal Dipolisikan Hingga Dianggap Cari Sensasi

2. Tiga lokasi pengganti ibu kota Jawa Barat 

Dikutip dari Kompas.com, Emil menjelaskan penentuan lokasi ibu kota Jabar terbuka untuk seluruh wilayah.

Namun, setidaknya ada tiga lokasi yang diusulkan sampai saat ini.

Yaitu Tegalluar di Kabupaten Bandung, Walini di Kabupaten Bandung Barat, dan di sekitar wilayah Rebana alias Cirebon, Patimban, dan Majalengka.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, Tegalluar dan Walini masuk dalam kawasan pengembangan jalur kereta cepat Bandung-Jakarta.

Sementara, wilayah Rebana saat ini merupakan wilayah pengembangan ekonomi baru di Jabar.

Baca: Begini Kritikan Ridwan Kamil untuk Desain Ibu Kota Negara yang Baru

Baca: Dikritik Soal Luas Lahan Ibu Kota, Menteri Bappenas Sebut Ridwan Kamil Tidak Memahami

3. Butuh kajian

Ketiga wilayah usulan tersebut masih bisa terjadi perubahan lantaran masih perlu kajian untuk memastikan wilayah usulan tersebut minim risiko.

"Ada di Tegalluar, Walini, atau Rebana juga. Terbuka sebenarnya, tapi sementara tiga tempat itu. Indikatornya, semua kemungkinan butuh kajian, minim risiko, aksesibilitas, tingkat ekonomi, ketersediaan air dan lain-lain," papar Ridwan Kamil seperti dikutip dari Kompas.com

Sementara itu, Ketua Pansus VIII DPRD Jabar, Herlas Juniar mengatakan, dalam pembahasan RTRW Jabar pihaknya belum memasukkan rencana pemindahan ibu kota ini.

Namun, DPRD sudah menyiapkan struktur ruang pembahasan jika suatu saat rencana itu direalisasikan.

"Ada yang menarik dan sempat ramai, kami sudah menyampaikan soal rencana pemindahan ibu kota, Pak Gubernur sudah memahami berdasarkan kajian kami belum bisa dicantumkan dalam draft," jelas Herlas Juniar.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas