Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ada Polwan Terpapar Radikalisme, Polres Solo Lakukan Antisipasi dan Pengawasan

Kapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, mewaspadai anak buahnya agar tidak terpapar radikalisme.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Ada Polwan Terpapar Radikalisme, Polres Solo Lakukan Antisipasi dan Pengawasan
TribunSolo.com/Adi Surya
Kapolresta Solo, AKBP Andy Rifai di Mapolresta Solo, Jalan Adi Sucipto, Selasa (1/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Kapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, mewaspadai anak buahnya agar tidak terpapar radikalisme.

Hal tersebut menyikapi ditangkapnya seorang Polwan berinisial NOS oleh Densus 88 Antiteror karena terpapar radikalisme.

"Kami tetap antisipasi dan lakukan pengawasan," kata AKBP Andy Rifai, Jumat (4/10/2019).

Diketahui Densus 88 mengamankan seorang Polwan yang berdinas di Polda Maluku Utara berinisial NOS.

Polwan berpangkat Bripda itu diduga terpapar radikalisme di Bantul, Yogyakarta.

Baca: KPK Telisik Aliran Suap dari Hyundai Engineering ke Mantan Bupati Cirebon

Informasi yang didapat TribunSolo.com, Polwan NOS terpapar radikalisme karena bertemu orang yang salah ketika ingin memperdalam ajaran agama.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, diberitakan bila NOS menerima terpapar radikalisme di Solo.

Kapolresta Solo AKBP Andy Rifai meluruskan informasi tersebut.

Menurut Andy, NOS saat itu dalam perjalanan dari Surabaya menuju Yogyakarta.

Ia sempat melintasi Solo.

Baca: Prediksi Susunan Pemain Kalteng Putra vs Barito Putera Liga 1 2019, Tim Tamu dalam Keadaan Pincang

Tapi, radikalisme tidak diterima NOS di Solo, melainkan di Bantul, Yogyakarta.

"Informasi yang saya dapat tahunya Polwan itu ingin belajar memperdalam agama dan bertemu orang yang salah malah terpengaruh radikalisme," kata AKBP Andy Rifai.

Media sosial

Mabes Polri menduga Polwan bernama Nesti Ode Samili (NOS) yang berpangkat Bripda, terpapar paham radikalisme dari media sosial. 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas