Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Polri Awasi Tempat Hiburan Malam Hingga Indekos Tekan Angka Peredaran Narkoba Pada Akhir Tahun

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap ada indikasi peningkatan peredaran narkoba jelang akhir tahun 2019.

Polri Awasi Tempat Hiburan Malam Hingga Indekos Tekan Angka Peredaran Narkoba Pada Akhir Tahun
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Krisno Halomoan Siregar (tengah) bersama pejabat terkait menunjukkan barang bukti sabu milik tersangka penyelundupan narkoba jenis sabu asal Malaysia saat rilis kasus penyelundupan narkotika jenis sabu sindikat kejahatan terorganisir Malaysia menggunakan kapal pesiar (yacht) di Batavia Marina, Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Selasa (11/6/2019). Satgas NIC Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil mengamankan enam tersangka warga negara Malaysia berikut 37 kilogram narkoba jenis sabu. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri  mengungkap ada indikasi peningkatan peredaran narkoba jelang akhir tahun 2019.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Krisno Halomoan Siregar, mengatakan bila indikasi peningkatan peredaran Narkoba tersebut tidak bisa dikaitkan secara spesifik untuk kebutuhan malam tahun baru.

"Tapi yang pasti peningkatan itu berdasarkan data itu meningkat pada setiap akhir tahun. Kalian sendiri lah menyimpulkan itu kira-kira seperti itu kenapa," kata Krisno di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019).

Baca: Alasan Bareskrim Polri Tolak Laporan FPI soal Ceramah Gus Muwafiq yang Dituduh Menistakan Agama

Krisno menjelaskan satu faktor peningkatan peredaran narkoba bisa jadi lantaran banyaknya petugas yang libur dan membuat pengawasan menjadi lemah

"Kalau kami itu faktornya banyak mungkin karena angin laut lagi rendah, mungkin pengawasan lagi lengah dianggap akhir tahun lagi banyak yang libur petugasnya. Jadi semua banyak faktor itu," katanya.

Di sisi lain, Krisno mengatakan pihaknya telah melakukan langkah antisipasi untuk mencegah peningkatan peredaran narkoba khususnya di Jakarta.

Baca: Langkah Awal Kapolri Tanggulangi Terorisme Dinilai Sudah Tepat

Salah satunya dengan pengawasan langsung terhadap titik-titik rawan peredaran narkoba.

"Intelejen kami bergerak, lalu juga menghimbau juga ditempat hiburan malam jangan sampai disalahgunakan atau dimanfaatkan pengedar ini kan atau event-event old and new," katanya.

Selain tempat hiburan malam, ia juga telah menyoroti sejumlah tempat lain yang dinilai rawan peredaran narkoba.

Baca: Polri Pastikan Kondisi di papua Kondusif Jelang HUT OPM

"Ada tempat semacam kos-kosan atau apartemen tertentu yang rawan itu ada, kita punya gambarannya," ujarnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas