Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Jubir FRI-WP Suryanta Minta Tahanan Politik Asal Papua Dibebaskan

Paulus Suryanta Ginting, menegaskan aksi penyampaian pendapat yang dilakukan aktivis dan mahasiswa asal Papua dilakukan secara damai.

Jubir FRI-WP Suryanta Minta Tahanan Politik Asal Papua Dibebaskan
TRIBUNNEWS.COM/Amriyono Prakoso
Pendemo asal Papua diangkut dengan mobil polisi ke Polda Metro Jaya, Selasa(1/12/2015). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP), Paulus Suryanta Ginting, menegaskan aksi penyampaian pendapat yang dilakukan aktivis dan mahasiswa asal Papua dilakukan secara damai.

"Kami melakukan aksi secara damai. Kami aksi tanpa kekerasan," ujar Suryanta, ditemui setelah persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).

Untuk itu, dia meminta seluruh tahanan asal Papua terkait perkara kejahatan terhadap keamanan negara agar dibebaskan.

"Tuntaskan pelangggaran HAM untuk Papua. Bebaskan para tapol dan napol Papua," kata dia.

Sebelumnya, Juru Bicara Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) Paulus Suryanta Ginting dan lima mahasiswa Papua diproses hukum karena diduga melakukan kejahatan terhadap keamanan negara.

Sejumlah lima mahasiswa asal Papua tersebut, yaitu Charles Kossay, Ambrosius Mulait, Isay Wenda, Anes Tabuni dan Arina Elopere.

Semula sidang beragenda pembacaan surat dakwaan dijadwalkan digelar pada Senin (16/12/2019) siang ini, namun sidang kembali dijadwalkan pada Kamis (19/12/2019).

Upaya penundaan sidang itu dilakukan, karena tim penasihat hukum Suryanta cs belum menerima salinan berkas perkara dan surat dakwaan.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Sugiyarto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas