Tribun

Adian Napitupulu Sakit

Adian Sangat Berterima Kasih Kepada Dokter THT yang Memberikannya Pertolongan Pertama

Namun sekitar 45 menit pesawat mengudara, Adian mengaku, sesak napas. Adian pun meminta salah seorang rekannya di PDI Perjuangan, Rudianto Tjen, untuk

Editor: Johnson Simanjuntak
Adian Sangat Berterima Kasih Kepada Dokter THT yang Memberikannya Pertolongan Pertama
YouTube Najwa Shihab
Politisi PDIP Adian Napitupulu di acara Mata Najwa, Rabu (23/10/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Musyafaur Rahman, staf Anggota DPR RI Adian Napitupulu, menceritakan detik-detik ketika atasannya mengalami kolaps akibat serangan jantung dalam penerbangan dari Jakarta menuju ke Palangkaraya, Kamis (20/12/2019) lalu.

Rahman menuturkan, Adian awalnya baik-baik saja. Ia adalah bagian dari rombongan anggota DPR RI yang hendak menuju ke Palangkaraya dalam rangka tugas wakil rakyat.

Namun sekitar 45 menit pesawat mengudara, Adian mengaku, sesak napas. Adian pun meminta salah seorang rekannya di PDI Perjuangan, Rudianto Tjen, untuk meminta pertolongan kepada kru pesawat.

Baca: Pertolongan Pertama Serangan Jantung Seperti Dialami Politikus Adian Napitupulu, Prioritaskan Ini

"Pertolongan pertama yang dilakukan oleh kru pesawat adalah mengumumkan ada atau tidak dokter dalam pesawat," kata Rahman saat dihubungi, Jumat (20/12/2019).

Rupanya, ada salah satu penumpang berprofesi sebagai dokter. Sang dokter yang memiliki spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) itu kemudian memberi pertolongan pertama kepada Adian yang mengaku semakin sesak napas.

"Beliau (dokter THT) lah yang memberikan pertolongan pertama kepada Bang Adian dengan memberikan oksigen, berikutnya memberikan infus. Sehingga kondisi selama di pesawat tetap sadar dan stabil," ujar Rahman.

Baca: Pasca-Adian Napitupulu Kolaps dalam Pesawat, Staf Pribadi Sebut Ada 4 Diagnosa Sementara

Meskipun kolaps, saat itu Adian tidak kehilangan kesadaran. Ia disebut masih bisa melakukan komunikasi meskipun sangat terbatas.

Rahman mengatakan, Adian sangat berterima kasih kepada dokter THT yang memberikannya pertolongan pertama.

Aksi penyelamatan sang dokter diceritakan Adian kepada siapapun yang menjenguknya usai peristiwa tersebut.

"Sehingga di Jakarta dia ingatkan saya, dia ingatkan istrinya, bahwa ada dokter THT yang nolongin dia dalam pesawat Garuda tersebut," ucap Rahman.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas