Najwa Shihab Sebut Dirinya adalah Wartawan yang Paling Dicintai Habibie
Prangko edisi khusus Habibie dan Ainun telah diluncurkan. Satu dari orang yang menyambutnya adalah Najwa Shihab.
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Tiara Shelavie
Dalam kunjungan tersebut, Najwa Shihab bercerita tentang cinta sejati Habibie untuk Ainun.
Prangko Habibie Ainun diluncurkan tepat setelah 100 hari pasca wafatnya Presiden Indonesia ke-3 tersebut.
Kisah cinta Bacharuddin Jusuf Habibie dan sang istri, Hasri Ainun Habibie menyita perhatian publik.
Kisah cinta keduanya dituliskan oleh Habibie ke dalam buku hingga menjadi best seller.
Tak hanya itu, buku karya Habibie yang berjudul 'Habibie & Ainun' kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa.
Dari buku tersebut kemudian lahir opera, film, musik, dan juga prangko.
Menurut Najwa Shihab, satu kata yang bisa mendefinisikan sosok Habibie adalah soal cinta.
"Ia pecinta yang penuh seluruh, nggak nanggung, cintanya penuh seluruh," ujar Najwa, dikutip Tribunnews dari tayangan yang diunggah di kanal YouTube Najwa Shihab, Rabu (25/12/2019).
"Cinta pada Ainun nya selalu sungguh, dan kalau bicara cinta pada Indonesia juga tidak tanggung-tanggung," tambahnya.
Najwa kemudian mengambarkan, bagaimana besarnya cinta seorang Habibie untuk Ainun.
Setelah meninggalnya, Ainun pada 22 Mei 2010, Habibie mengalami masa yang sangat sulit.
Habibie sama sekali tidak mau diwawancara oleh media atau TV manapun.
Namun, setelah 40 hari kepergian Ainun, Najwa terpilih menjadi wartawan pertama yang mewawancarai Habibie.
"Baru setelah empat puluh hari pasca ibu Ainun wafat, kemudian Mbak Ima dulu (Direktur Eksekutif Habibie Center) menghubungi saya dan bilang 'Na, eyang Habibie sudah mau diwawanara' dan meminta saya wartawan pertama yang berbincang dengan eyang," ungkap Najwa.