Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Waspada, Fenomena 'Cold Surge' Akan Lintasi Indonesia

Fenomena ini akan melintasi hampir seluruh wilayah di tanah air dan akan menyebabkan peningkaran intensitas curah hujan

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Waspada, Fenomena 'Cold Surge' Akan Lintasi Indonesia
Fitri Wulandari/Tribunnews.com
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati di Gedung BPPT 2, Jakarta Pusat, Jumat (3/1/2020) sore. 

"Tujuannya itu maunya ke Samudra Pasifik, intinya ke Pasifik. Tetapi jalurnya melewati Kepulauan Indonesia, masuknya lewat Sumatra bagian Barat, menuju ke Kalimantan, nyenggol ke Jawa, Bangka Belitung, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung. Sehingga mohon ini diperhatikan prakiraannya," papar Dwikorita.

Ia pun menekankan akan ada peningkatan intensitas curah hujan selama 5 hingga 10 Januari ini, "Jadi pada tanggal tersebut, 5 sampai 10 curah hujan intensitasnya diperkirakan meningkat lagi,".

Biasanya, kata dia, intensitas curah hujan mulai meningkat menjelang malam hingga dini hari.

Sementara pada pagi hingga menjelang siang, cuaca masih tergolong aman, "Tapi kalau sudah menjelang gelap itu biasanya intensitasnya meningkat,".

Dalam paparannya terkait prakiraan tersebut, wilayah lainnya di pulau Jawa selain Jabodetabek juga berpotensi dilintasi cold surge.

"Nah jadi untuk wilayah (lintasan) tadi Sumatra Barat, Sumatra Selatan Lampung kemudian sampai Jabotabek dan Jawa. Ini Jawa ya, tidak hanya Jabotabek, jadi DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur itu juga potensi," papar Dwikorita.

Selanjutnya, setelah tanggal 11 hingga 15 Januari, diprakirakan pergerakannya masuk ke Kalimantan Barat, "Ini terus bergerak ke arah Timur melewati bagian Selatan lalu ke Kalimantan bagian Timur, akhirnya mampir di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara,".

Baca: Siang Ini, Jokowi Rapat Bahas Soal Penanganan Banjir Bersama TNI-Polri dan Kementerian

Rekomendasi Untuk Anda

Dwikorita menuturkan bahwa cold surge ini diprakirakan akan mulai masuk ke Samudra Pasifik pada 15 Januari 2020.

Sehingga ia berharap masyarakat serta pemerintah daerah yang dilintasi cold surge ini bersiap untuk menghadapi intensitas curah hujan yang cukup tinggi pada tanggal yang ia sebutkan itu.

"Ini mereka (cold surge) berjalan terus, pengaruhnya tanggal 11 sampai 15, itu intensitas tinggi di zona-zona tersebut. Dan 15 (Januari) itu sudah mulai luluh, dan mereka menuju ke Samudera Pasifik," pungkas Dwikorita.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas