Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Resmi Jadi Wakapolri, Gatot Eddy Pramono Milki Harta Rp 6,3 M Berdasar LHKPN Terakhir, Ini Daftarnya

Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Gatot Eddy Pramowo resmi dilantik sebagai Wakapolri oleh Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz di Gedung Bareskrim Polri.

Resmi Jadi Wakapolri, Gatot Eddy Pramono Milki Harta Rp 6,3 M Berdasar LHKPN Terakhir, Ini Daftarnya
Warta Kota/Henry Lopulalan
Gatot Eddy Pramono (kanan) semasa menjabat Kasatgas Nusantara Mabes Polri 

TRIBUNNEWS.COM - Polri resmi memilki Wakil Kepala Polri baru, Selasa (7/1/2020).

Mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen Gatot Eddy Pramono resmi dilantik sebagai Wakapolri oleh Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz di Gedung Bareskrim Polri.

Gatot menggantikan Komjen Ari Dono Sukmanto yang memasuki masa pensiun.

Hal itu berdasarkan surat telegram rahasia bernomor ST/3330/XII/KEP./2019 tertanggal 20 Desember 2019 lalu. 

Dikutip dari Kompas.com, Gatot lahir di Solok, Sumatera Barat pada 28 Juni 1965.

Kepolisian RI melakukan upacara serah terima jabatan kepada Komjen Pol Gatot Eddy sebagai Wakapolri. Eks Kapolda Metro Jaya itu menggantikan Ari Dono Sukmanto yang mendekati masa pensiun.
Kepolisian RI melakukan upacara serah terima jabatan kepada Komjen Pol Gatot Eddy sebagai Wakapolri. Eks Kapolda Metro Jaya itu menggantikan Ari Dono Sukmanto yang mendekati masa pensiun. (Igman Ibrahim/Tribunnews.com)

Ia merupakan lulusan Akpol tahun 1988 A dan merupakan satu angkatan dengan Kapolri Idham Aziz.

Gatot diketahui pernah menjabat sebagai Kapolres Blitar, Kapolres Metro Depok (2008), serta Kapolres Metro Jakarta Selatan (2009).

Selain itu, ia juga pernah menduduki posisi Direktur Reskrimum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya di tahun 2011 dan Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Umum Bareskrim Polri pada 2012.

Sebelum menjadi Kapolda Metro Jaya, Gatot bertugas sebagai Wakapolda Sulsel (2016), Staf Ahli Sosial Ekonomi (Sahlisosek) Kapolri (2017), serta Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kapolri (2018).

Miliki Harta Kekayaan Rp 6,3 Miliar pada 2018

Halaman
12
Penulis: Daryono
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas