Kemenkes Deteksi Virus Corona di 135 Pintu ke Luar Masuk Bandara
Kementerian Kesehatan Indonesia menyiapkan pemindai suhu tubuh atau thermoscanner di 135 pintu ke luar masuk bandara.
Editor: Dewi Agustina
Hal ini berarti isolasi wajib bagi mereka yang didiagnosis dengan penyakit tersebut dan potensi untuk menerapkan tindakan karantina dalam perjalanan.
Tetapi mereka masih belum dapat memastikan sumber pasti dari virus tersebut, yang telah menginfeksi 440 orang di 13 provinsi dan kota.
"Kami akan meningkatkan upaya penelitian untuk mengidentifikasi sumber dan penularan penyakit," kata Li.
WHO meminta setiap negara mengambil tindakan penting untuk menahan masuk dan menyebarnya penyakit baru ini.
Apalagi ratusan juta orang akan melakukan perjalanan untuk liburan tahun baru Imlek Sabtu (25/1/2020), akhir minggu ini.
"Bila diperlukan, pemeriksaan suhu tubuh juga akan diterapkan di area utama di tempat-tempat ramai," demikian pernyataan WHO.
Sama dengan Virus SARS
Virus Corona China yang muncul akhir-akhir ini, dinilai memiliki kesamaan dengan virus Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).
Virus SARS menewaskan 774 jiwa di seluruh daratan Cina dan Hong Kong kurun waktu 2002-2003.
SARS muncul di China tahun 2002, menyebar ke seluruh dunia walaupun dapat cepat dibendung, tahun 2003.
SARS adalah virus yang ditularkan melalui tetesan yang menyebar ke udara ketika penderitanya batuk, bersin, atau berbicara. Tidak ada penularan yang diketahui sejak tahun 2004.
Dampaknya adalah demam, batuk kering, sakit kepala, nyeri otot, dan kesulitan bernapas adalah gejalanya. Tidak ada pengobatan, kecuali perawatan suportif.
Cara Penyebaran SARS melalui uap air udara pernapasan (batuk atau bersin), melalui kontak kulit (jabat tangan atau pelukan), melalui air liur (berciuman atau minuman bersama), dan melalui kontak dengan permukaan yang terkontaminasi (selimut atau pegangan pintu).
Baca: Belum Ada Warga Indonesia yang Terkena Pneumonia Akibat Virus Corona
Baca: Cegah Virus Corona, Kementerian Kesehatan Siapkan Termoscanner di 135 Pintu Keluar Masuk Indonesia
Skrining Pengunjung
Banyak negara, termasuk Indonesia telah mengintensifkan upaya untuk menghentikan penyebaran patogen bernama teknis 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV).
Jumlah kasus melonjak, sehingga meningkatkan kekhawatiran di tengah gencarnya perjalanan liburan China.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.