Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lutfi Mengaku Dianiaya hingga Disetrum, Nasir Djamil: Tak Pantas Diperlakukan Seperti Itu

Mendengar kesaksian Lutfi Alfiandi yang mengaku dianiaya oknum polisi hingga disetrum, Nasir Djamil menganggap perlakuan itu tidak manusiawi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Isnaya Helmi Rahma
zoom-in Lutfi Mengaku Dianiaya hingga Disetrum, Nasir Djamil: Tak Pantas Diperlakukan Seperti Itu
TRIBUN/IQBAL FIRDAUS
Anggota Komisi III DPR, M. Nasir Djamil TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS 

TRIBUNNEWS.COM - Anggota komisi III DPR RI, M Nasir Djamil turut menyoroti pengakuan Lutfi Alfiandi soal penganiayaan oleh terduga oknum polisi saat dimintai keterangan di Polres Jakarta Barat.

Luthfi Alfiandi adalah pemuda yang fotonya sempat viral saat membawa bendera merah putih di tengah aksi demo menolak RUU KPK pada September tahun lalu.

Dalam kesaksian Lutfi, saat menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ia mengaku mendapat penganiayaan hingga disetrum.

Melihat hal ini, Nasir mengungkapkan jika apa yang dikatakan oleh Lutfi benar adanya, ini merupakan perlakuan yang tidak manusiawi.

Ia juga sangat menyayangkan tindakan tersebut.

Pernyataan ini ia sampaikan dalam program 'Mata Najwa' yang dilansir dari kanal YouTube Najwa Shihab, Kamis (23/1/2020).

"Kalu benar itu yang dialami oleh Lutfi, berarti ini sangat biadab menurut saya," ujar Nasir.

Rekomendasi Untuk Anda

Nasir juga menghimbau kepada pihak kepolisian agar segera menindak tegas oknum yang melakukan penganiayaan kepada Lutfi

k
 (YouTube Najwa Shihab)

Terlebih saat ini, kepolisian sedang membangun citra yang humanis dilembaganya.

"Karena selama ini kan polisi mengedepankan polisi yang humanis," ujarnya.

"Nah oknum-oknum seperti ini harus diperiksa," imbuhnya.

Nasir juga yakin pasi pihak kepolisian akan mudah melacak atau mencari oknum tersebut.

"Persoalannya tadi waktu dengar cerita Lutfi, ia ditangkap kemudian dibawa, ditutup matanya, dimasukan sebuah tempat, lalu mengalami kekerasan fisik seperti disetrum dan sebagainya, bisa saja misalnya Lutfi tidak tahu (oknum yang melakukan penganiayaan)," jelasnya.

"Tetapi kalau dilacak, pimpinan atau kepala satuan itu sudah tahu siapa yang bertugas pada sat itu," imbuhnya.

Anggota DPR Komisi III ini juga menilai apa yang telah dilakukan terduga oknum polisi ini sudah sangat meresahkan.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas