Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Jiwasraya

Kejaksaan Agung Isyaratkan Akan Ada Tersangka Baru Dalam Kasus Korupsi Jiwasraya

Kejaksaan Agung RI membuka peluang adanya tersangka baru dalam kasus korupsi Jiwasraya.

Kejaksaan Agung Isyaratkan Akan Ada Tersangka Baru Dalam Kasus Korupsi Jiwasraya
Tribunnews.com/ Igman Ibrahim
Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Rabu (15/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kejaksaan Agung RI membuka peluang adanya tersangka baru dalam kasus korupsi Jiwasraya.

Diduga, tersangka baru tersebut berasal dari 13 nama yang sudah dicegah Kejaksaan Agung ke luar negeri.

Diketahui, 5 dari 13 nama yang dicegah ke luar negeri oleh Kejagung RI telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono menyebutkan, penyidik masih dalam proses pengumpulan alat bukti untuk menetapkan tersangka baru dalam kasus Jiwasraya.

Baca: Hasto Kristiyanto Bungkam Saat Ditanya Soal Staf PDIP Saeful Bahri

"Kita melihat dari hasil perkembangan penyidikan tidak menutup kemungkinan bahwa dari 13 yang dicegah itu (ada yang tersangka, Red). Karena lima sudah ditetapkan tersangka, maka tinggal menunggu alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka berikutnya," kata Hari di Kompleks Kejagung RI, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Ia menyebutkan, penyidik Kejagung RI menunggu momentum yang tepat untuk menetapkan tersangka baru.

Baca: Virus Corona Merebak, Wuhan bak Kota Mati Seperti di Film Resident Evil

Saat ini fokus penyidikan adalah melacak aset kelima tersangka untuk mengembalikan kerugian negara.

"Saya pikir penyidik punya strategi kira-kira kapan saat yang tepat, kalau banyak tersangka tapi asetnya gak kembali kan susah juga. Kita masih cari-cari siapa lagi yang ketempatan atau dititipkan aset-aset. Kalau memang yang 13 itu tadi ditemukan bukti permulaan yang cukup nanti penyidik menemukan," katanya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap 13 orang terkait kasus korupsi di Jiwasraya.
Mereka dicegah ke luar negeri selama 6 bulan ke depan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Kasus Jiwasraya

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas