Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

BREAKING NEWS, Sekretaris Anggaran KONI Beberkan 10 Pejabat Penerima Fee Kasus Dana Hibah Kemenpora

Di persidangan, Suradi mengungkap adanya daftar nama list penerima fee dalam kasus suap dana hibah Kemenpora kepada KONI.

BREAKING NEWS, Sekretaris Anggaran KONI Beberkan 10 Pejabat Penerima Fee Kasus Dana Hibah Kemenpora
Glery Lazuardi/Tribunnews.com
sidang suap 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menggelar sidang kasus suap persetujuan dan pencairan bantuan dana hibah yang diajukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kepada Kemenpora RI tahun kegiatan 2018 dan penerimaan gratifikasi.

Pada Kamis (6/2/2020) ini, sidang beragenda pemeriksaan saksi untuk terdakwa Miftahul Ulum, asisten pribadi Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi.

Sekretaris Perencanaan dan Anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Suradi dihadirkan sebagai saksi.

Baca: Mahfud MD Ungkap Alasan Tak Setuju Pulangkan 660 WNI eks ISIS, Singgung Bahaya hingga Nasib Mereka

Di persidangan, Suradi mengungkap adanya daftar nama list penerima fee dalam kasus suap dana hibah Kemenpora kepada KONI.

"Saya dibacakan (daftar nama untuk diketik,-red)," kata Suradi saat memberikan keterangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Suradi mengaku diperintah untuk mengetik sejumlah nama pejabat Kemenpora dan KONI untuk mendapatkan komitmen fee atas pencairan dana proposal dukungan KONI Pusat dalam rangka pengawasan dan pendampingan seleksi calon atlet dan pelatih atlet berprestasi tahun kegiatan 2018.

Baca: Disebut Menyalahi Kewenangan DPR, Andre Rosiade: Terkutuklah Saya Jika Membiarkan Kemaksiatan

Suradi mengungkapkan dalam daftar nama-nama penerima fee itu, hanya berisikan inisial nama. Di daftar itu ada pejabat Kemenpora maupun KONI.

Di kesempatan itu, Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi sempat melihat list nama-nama penerima fee. Dan menunjuk inisial nama 'M' dan 'UL' kepada Suradi.

Suradi menyebut inisial M untuk Imam Nahrawi selaku Menpora dan UL inisial dari Ulum.

"Pemahaman kami M itu pak menteri. Terus, UL itu Pak Ulum," ungkapnya.

Baca: Pemerintah Diminta Libatkan Pemprov Aceh Jika Pulangkan 600 WNI Eks ISIS

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas