Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jika Ingin Pulangkan Eks ISIS, Pemerintah Diminta Jalankan Dua Program Ini

Program humanisasi dan counter wacana perlu diberikan kepada WNI eks ISIS jika memang benar akan dipulangkan ke Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jika Ingin Pulangkan Eks ISIS, Pemerintah Diminta Jalankan Dua Program Ini
Screenshot video propaganda ISIS/Wired
Ilustrasi ISIS 

Hal itu untuk memastikan paham radikalisme dan terorisme tidak lagi dipegang oleh para WNI eks ISIS.

"Mereka itu perlu di-screening atau pun perlu dimasukkan ke dalam program pemerintah yang ada. Entah program Departemen Sosial maupun BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme)," ungkapnya.

Lebih lanjut, Al Chaidar menilai para WNI eks ISIS membutuhkan untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara.

"Mereka gapapa dipulangkan, mereka perlu bersilaturahmi secara humanis dengan saudara saudara dan keluarga yang mereka tinggalkan."

"Mungkin juga perlu bermaaf-maafan pada saudara yang sudah dianggap kafir atau bahkan sudah dianggap musuh," ungkap Al Chaidar.

Teror bom di Surabaya dan ilustrasi ISIS
Teror bom di Surabaya dan ilustrasi ISIS (IsraeLink/Istimewa)

Diketahui, pemerintah akan mengambil keputusan terkait wacana pemulangan WNI eks ISIS dalam rapat terbatas (ratas).

Hal tersebut diungkapkan Presiden Jokowi.

Rekomendasi Untuk Anda

Meski hingga saat ini secara pribadi dirinya menolak untuk memulangkan, Jokowi akan tetap mendengarkan masukan dari berbagai pihak dalam ratas.

"Ya kalau bertanya kepada saya (sekarang), ini belum ratas (rapat terbatas) ya. Kalau bertanya kepada saya (sekarang), saya akan bilang tidak (bisa kembali). Tapi, masih dirataskan," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/2/2020) dilansir Kompas.com.

Jokowi menyebut, pemerintah masih memerhitungkan berbagai dampak pemulangan WNI eks ISIS.

Baik dampak positif dan negatifnya, akan dibahas Jokowi melalui ratas.

(Tribunnews.com/Wahyu GP) (Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas