Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemulangan WNI Eks ISIS

Ragukan Keputusan Jokowi soal WNI Eks ISIS, Fadli Zon Ditegur Fadjroel: Jangan Bikin Pernyataan Baru

Jubir Presiden RI Joko Widodo menegur Fadli Zon yang menyimpulkan bahwa pemerintah masih membuka peluang pulangnya WNI eks ISIS

Ragukan Keputusan Jokowi soal WNI Eks ISIS, Fadli Zon Ditegur Fadjroel: Jangan Bikin Pernyataan Baru
Facebook Trans 7
Fadjroel Rachman dan Fadli Zon di acara Mata Najwa episode Menangkis ISIS, Rabu (12/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Juru Bicara Presiden RI, Fadjroel Rachman memperingatkan politisi Gerindra Fadli Zon, agar tidak seenaknya menyimpulkan terkait persoalan pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) bekas anggota teroris ISIS.

Fadjroel menegur Fadli Zon yang menyebut WNI eks ISIS masih memiliki peluang untuk pulang.

Dilansir TribunWow.com, di acara Mata Najwa, Rabu (13/2/2020), Fadli Zon meyakini keputusan yang diambil oleh pemerintah belum menjadi keputusan final dan masih bisa berubah.

Padahal secara tegas Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memastikan tidak akan memulangkan WNI eks ISIS.

Mulanya,Fadli Zon mengulas pernyataan Fadjroel yang menyebut kasus WNI eks ISIS sama seperti kasus WNI terdampak Virus Corona di China.

"Mungkin kalau kasus Virus Corona dengan ini berbeda, tidak bisa diperbandingkan, sulit untuk dibandingkan," jelasnya.

"Menurut saya, kita harus melihat ini dengan jernih, dan saya yakin pemerintah juga pasti akan melihat kasus per kasus nantinya, karena kemarin ada keputusan," tambah Fadli Zon.

Melihat hasil Rapat Terbatas (Ratas) yang dilakukan pemerintah soal isu WNI eks ISIS, ia percaya WNI eks ISIS masih memiliki kesempatan untuk pulang.

"Artinya dari hasil rapat terbatas itu juga banyak masukan-masukan, mungkin akan ada evaluasi juga terhadap perkembangan yang ada," ujar Fadli Zon.

"Saya yakin ini bukan suatu hal yang final, pasti ada fleksibel."

"Baru satu hari saja ada fleksibilitas, misalnya di bawah 10 tahun (pemulangan anak-anak di bawah umur 10 tahun)," lanjutnya.

BACA SELENGKAPNYA>>>

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: TribunWow.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas