Ruang Isolasi Pasien Corona di RSPI Sulianti Saroso Tak Bisa Lagi Menampung Pasien Baru
Sebanyak 11 ruang isolasi untuk perawatan pasien terduga terjangkit virus corona di RSPI Sulianti Saroso Jakarta terisi penuh.
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Dewi Agustina
Dua dari sembilan pasien tersebut adalah ibu dan anak asal dari Lota Depok, Jawa Barat. Keduanya telah terkonfirmasi positif terjangkit virus corona.
Baca: Pimpinan Garda Revolusi Iran Sebut Virus Corona Senjata Biologis AS
Baca: BMKG Peringatan Dini Cuaca Hari Ini (6/3/2020), 12 Wilayah Ini Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin
Keduanya diduga tertular oleh warga negara asal Jepang di suatu cafe di Jakarta.
Selain itu, ada satu pasien lain yang telah menjalani observasi dan dinyatakan negatif.
Pasien tersebut menjalani perawatan dan tidak ditempatkan di ruang isolasi.
Sementara, seorang pasien warga negara asing yang sempat menjalani observasi telah dinyatakan negatif dan diperbolehkan meninggalkan RSPI Sulianti Saroso.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta rumah sakit non-rujukan bersiap menjadi tempat perawatan sementara pasien yang terjangkit virus corona.
Ia mengatakan, saat ini pemerintah berupaya menambah jumlah rumah sakit untuk merawat pasien virus corona, khususnya rumah sakit tipe A.
Baca: Main Film Bareng Vanesha Prescilla, Sissy Priscillia Buktikan Ilmu Aktingnya Bisa Diserap Adiknya
Baca: Pasien Corona yang Sembuh di China Sempat Kambuh lagi dan Meninggal
"Tadi arahan Pak Presiden, Pak Menkes supaya menambah jumlah terutama melibatkan rumah sakit-rumah sakit swasta yang memenuhi syarat. Terutama yang Tipe A," kata Muhadjir.
Muhadjir meminta seluruh rumah sakit menyiapkan fasilitas ruang isolasi untuk penanganan pasien terduga mengidap virus corona sebelum dipindah ke rumah sakit rujukan.
Sebab, saat ini kebanyakan rumah sakit di Indonesia hanya bisa mengambil sampel darah pasien suspect pengidap virus corona.
Selanjutnya, sampel itu dikirim ke rumah sakit rujukan seperti RSPI Sulianto Saroso, untuk diteliti apakah pasien tersebut terjangkit virus corona atau tidak.
"Jadi, kalau pada akhirnya dia mendapatkan pasien yang kemudian diketahui Covid-19, bisa menanganinya sebelun dikirim ke rumah sakit rujukan. Jadi, punya ruang isolasi," ucap Muhadjir. (tribun network/fah/kps/coz)