Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ibu Kota Baru

Haikal Hassan Pertanyakan Anggaran untuk Pemindahan Ibu Kota Baru: Urus Duit Corona Aja Kelabakan

Juru Bicara Presidium Alumni (PA) 212 Haikal Hassan mempertanyakan anggaran untuk pemindahan ibu kota baru sebesar Rp 466 triliun.

Haikal Hassan Pertanyakan Anggaran untuk Pemindahan Ibu Kota Baru: Urus Duit Corona Aja Kelabakan
YouTube Talk Show tvOne
Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Haikal Hassan (kanan), dan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin (kiri), dalam kanal YouTube Talk Show tvOne, Kamis (12/3/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Juru Bicara Presidium Alumni (PA) 212 Haikal Hassan mempertanyakan anggaran untuk pemindahan ibu kota baru sebesar Rp 466 triliun.

Hal tersebut diungkapkan dalam acara Dua Sisi yang diunggah di kanal YouTube Talk Show TVOne, Kamis (12/3/2020).

Menurut Haikal, untuk pemindahan ibu kota baru, Indonesia harus membutuhkan biaya hingga Rp 466 trilliun.

Permindahan ibu kota ini, membutuhkan biaya Rp 466 triliun, emang DPR udah setuju?" kata Haikal.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin dan Juru Bicara Presidium Alumni (PA) 212 Haikal Hasan (Tangkap Layar YouTube Talk Show TVOne).
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin dan Juru Bicara Presidium Alumni (PA) 212 Haikal Hasan (Tangkap Layar YouTube Talk Show TVOne). (YouTube Talk Show TVOne)

Namun, Haikal mengatakan, bahwa untuk 2020 ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak akan mengeluarkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk pemindahan ibu kota.

"Kalau setuju, kan Ibu Sri Mulyani bilang 2020 itu tidak ada APBN untuk pemindahan itu."

"Oke diundang lagi orang lain (investor), yang ngundang siapa? 30 investor, coba dibeberkan siapa investor-investor itu?" tanya Haikal.

Tak hanya itu, Haikal juga mempertanyakan soal asal biaya untuk pemindahan ibu kota baru.

Ia kemudian membandingkan dengan anggaran yang digunakan negara untuk mengurus wabah virus corona.

"Nah dari mana duit untuk memindahkan ibu kota? Untuk urus Rp 500 trilun corona aja kelabakan, mau naikin BPJS akhirnya nggak jadi."

Halaman
12
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Ifa Nabila
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas