Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Novel Baswedan

Novel Baswedan dan Tetangganya Yasri Yudha Akan Jadi Saksi Dalam Sidang Pekan Depan

Novel Baswedan dan tetangganya, Yasri Yudha Yahya akan menjadi saksi perdana yang dihadirkan dalam sidang kasus penyiraman air keras.

Novel Baswedan dan Tetangganya Yasri Yudha Akan Jadi Saksi Dalam Sidang Pekan Depan
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Novel Baswedan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Majelis Hakim, Djumyanto meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan Novel Baswedan dan tetangganya, Yasri Yudha Yahya untuk mengikuti persidangan kedua yang digelar, Kamis (2/4/2020) mendatang.

Hal tersebut menyusul telah selesainya sidang pembacaan dakwaan terhadap dua terdakwa penyiraman air keras Novel Baswedan, Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette, Kamis (19/3/2020).

Menurut Djumyanto, agenda berikutnya adalah pembuktian dari jaksa penuntut umum (JPU).

Baca: Sebelum Beraksi, Rahmat Kadir Pelajari Rute Masuk dan Keluar Perumahan Novel Baswedan Selama 2 Hari

Atas dasar itu, kedua orang tersebut diminta hadir dalam persidangan berikutnya.

"Kita sepakati dulu 2 saksi dulu, Yasri Yuda Yahya dan Novel Baswedan," kata Djumyanto saat memimpin sidang di PN Jakut.

Sementara ini, Djumyanto mengatakan, dua saksi terlebih dahulu yang dipanggil pada persidangan berikutnya.

Sedangkan saksi lainnya bisa menyusul pada sidang berikutnya.

"Sesuai dengan ketentuan hukum acara yang harus dihadirkan adalah saksi korban dan saksi pelapor dulu. Majelis hakim meneliti saksi Eko Yulianto sampai dengan saksi Muhammad Rifki Novian adalah mereka yang pada saat kejadian hanya menolong. Jadi keterangan tidak terlalu banyak nanti bisa satu sesi persidangan bisa panggil 4," katanya.

Baca: Dua Terdakwa Penyiraman Novel Baswedan Didakwa Penganiayaan Berat

Diberitakan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette bersama-sama telah melakukan penganiayaan berat kepada penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan pada 11 April 2017 lalu.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas