Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penembakan di Papua

Jenazah Karyawan Freeport Korban Penembakan KKB Diberangkatkan ke Selandia Baru

Korban meninggal dunia akibat luka tembak di bagian dada kiri yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bertempat di Kuala Kencana

Jenazah Karyawan Freeport Korban Penembakan KKB Diberangkatkan ke Selandia Baru
Kontributor Tribunnews.com, Banjir Ambarita
Jenazah Graeme Thomas Wall karyawan Freeport warga negara asing, korban penembakan, saat Kelompok Kriminal Bersenjata Papua menyerang areal Freeport di Kuala Kencana Timika, Senin (30/3/2020), diberangkatan ke negara asalnya Selandia Baru, Rabu (1/04/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA - Jenazah Graeme Thomas Wall karyawan Freeport warga negara asing, korban penembakan, saat Kelompok Kriminal Bersenjata Papua menyerang areal Freeport di Kuala Kencana Timika, Senin (30/3/2020), diberangkatan ke negara asalnya Selandia Baru, Rabu (1/04/2020).

“Pada hari Rabu tanggal 01 April 2020 pukul 12.30 Wit bertempat di Bandara Lama Mozes Kilangin Timika telah di berangkatkan jenazah korban penembakkan KKB an. Graeme Thomas Wall (WNA) ke Selandia Baru melalui Jakarta,”ujara Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal.

Jenazah selesai dimasukan ke dalam peti jenazah sesuai prosedur pengiriman Jenazah. “Jenazah korban diterbangkan dengan pesawat Air Fasz PK-OCS menuju Jakarta untuk selanjutnya ke New Zealand,”kata Kamal.

Untuk diketahui bahwa almarhum meninggal dunia akibat luka tembak di bagian dada kiri yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bertempat di Kuala Kencana Kabupaten Mimika.

Penyerangan terhadap karyawan Freeport terjadi di areal Perkantoran Freeport Kuala Kencana. Selain satu warga negara asing yang menjadi korban, 6 lain warga Indonesia yang juga karyawan Freeport mengalami korban luka-luka dalam peristiwa itu.

Polisi menyebut bahwa Kelompok kriminal Bersenjata yang melakukan penyerangan adalah pimpinan Joni Botak yang selama ini bermarkas di Kali Kopi. Bahkan Polisi menduga para pelaku sudah memasuki areal kejadian pada malam sebelum peristiwa terjadi.

Akibat kejadian penyerangan itu, untuk sementara aktivitas di perkantoran Freeport Kuala Kemcana dihentikan sementara, guna memberikan keleluasan kepada aparat penegak hukum menggelar olah TKP.

Pihak security manajemen Freeport juga melakukan evakuasi terhadap perugas security yang bertugas di areal Kuala Kencana pasca kejadian.

Semenntara Pihak OPM mengklaim bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Bahkan , Juru Bicara OPM Sebby Sambon mengatakan, bahwa yang melakukan penyerangan adalah Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat pimpinan Gusby Waker dan Jhony Beanal. Gusby Waker adalah komandan Operasi TPNPB Kodap XVII Kemabu, Intan Jaya dan wilayah Tembagapura.

(Kontributor Tribunnews.com, Banjir Ambarita)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas