Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Jokowi Pilih PSBB untuk Lawan Corona, Deputi IV KSP Jelaskan Mekanisme Penerapan di Daerah

Deputi IV Kantor Staf Presiden, Juri Ardiantoro menjelaskan terkait mekanisme diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di suau daerah.

Jokowi Pilih PSBB untuk Lawan Corona, Deputi IV KSP Jelaskan Mekanisme Penerapan di Daerah
Larasati Dyah Utami/Tribunnews.com
Deputi IV Kepala Staf Presiden (KSP), Juri Ardiantoro 

TRIBUNNEWS.COM - Deputi IV Kantor Staf Presiden, Juri Ardiantoro menjelaskan terkait mekanisme diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di suau daerah.

Juri mengungkapkan terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi agar suatu daerah dapat melaksanakan PSBB untuk upaya mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers di Gedung BNPB pada Rabu (1/4/2020) siang.

"Peraturan pemerintah yang mengatur pelaksanaan PSBB ini dijalankan oleh wilayah dimana penyebaran wabah Covid-19 ini terjadi."

"Oleh karena itu ada mekanisme yang harus ditempuh jika daerah ingin menerapkan PSBB," ujarnya yang dikutip dari siaran langsung di YouTube BNPB Indonesia.

Baca: Strategi Menkumham agar Rutan dan Lapas Bebas dari Virus Corona

Pertama kata Juri, pemerintah daerah dapat melakukan PSBB atau pembatasan pergerakan orang dan barang untuk satu provinsi atau kabupaten kota tertentu dengan persetujuan menteri kesehatan

Artinya tidak semua daerah dapat atau harus menerapkan PSBB ini.

"Karena PSBB ini harus didasarkan pada pertimbangan yang lengkap, komprehensif menyangkut epidemologis, besarnya ancaman, efektivitas dukungan sumber daya, teknis operasional, pertimbangan politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan."

"Jadi PSBB ini harus memenuhi kriteria-kriteria yang tidak sederhana."

"Misalnya adanya jumlah kasus posotif atau jumlah kematian akibat penyakit yang meningkat yang menyebar secara cepat ke beberapa wilayah," jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas