Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Wiranto Diserang

Terungkap di Persidangan, Penusuk Wiranto Berencana Serang Tenaga Kerja Asing di Lebak

Hal itu diketahui dari dakwaan yang dibacakan jaksa di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat Kamis (9/4/2020).

Terungkap di Persidangan, Penusuk Wiranto Berencana Serang Tenaga Kerja Asing di Lebak
Twitter
Tangkap layar video Wiranto ditusuk, Kamis (10/10/2019). Video direkam dari arah depan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa  Syahrial Alamsyah alias Abu Rara membuat pengakuan terkait penusukan terhadap Wiranto, eks  Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Menlopolhukam).

Abu Rara mengatakan sebelum menusuk Wiranto beberapa waktu lalu, dia berencana membuat teror kepada tenaga kerja asing dan mencuri toko emas di Labuan, Banten.

Hal itu diketahui dari dakwaan yang dibacakan jaksa di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat Kamis (9/4/2020).

Di dakwaan itu dibacakan bahwa sebelumnya kontrakan Abu Rara dikunjungi seorang anggota grup WhatsApp Pengusung Tauhid lainnya yakni Samsudin alias Abu Basilan.

Kunjungan di bulan Juni 2019 itu membicarakan tentang rencana amaliyah dengan membuat teror di sekitar wilayah mereka.

Di situ Abu Rara mengajak Abu Basilan untuk beramaliyah. Akhirnya Abu Basilan menyarankan untuk menyerang pekerja asing yang berkerja di PT Semen Merah Putih di Bayah, Lebak, Banten.

Bahkan mereka sudah berniat menyerang para pekerja di sebuah tanjakan dekat pabrik tersebut.

"Kalau mau melakukan amaliyah kita bisa cegat para pekerja asing di tengah jalan tepatnya di daerah jembatan," kata Jaksa di ruang sidang menirukan perkataan Abu Rara saat itu.

Di kontrakan itu, keduanya pun sempat bertukar pisau sebagai awalan niat berjihad. Abu Basilan memberi dua pisau kepada Abu Rara dan sebaliknya Abu Rara memberi satu pisau kepada Abu Basilan.

Selain berencana menyerang pekerja asing, mereka juga sudah berniat merampok toko emas di Labuan. Hal itu sebagai cara agar mereka mendapatkan uang untuk berjihad.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas