Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kasus Novel Baswedan

Novel Baswedan Sebut Banyak Kejanggalan Dalam Kasusnya, Polri: Ikuti Saja Fakta Persidangan

Pihak Mabes Polri enggan berkomentar banyak terkait pernyataan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Novel Baswedan Sebut Banyak Kejanggalan Dalam Kasusnya, Polri: Ikuti Saja Fakta Persidangan
Igman Ibrahim
Brigjen Pol Argo Yuwono 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak Mabes Polri enggan berkomentar banyak terkait pernyataan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Alasannya dalam sebuah acara konferensi lewat video bertajuk #3TahunNovel yang digelar Sabtu (11/4/2020), penyidik senior KPK itu mengungkapkan beberapa kejanggalan terkait pengusutan kasusnya.

"Ikuti saja fakta-fakta di persidangan," kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono singkat kepada Tribunnews.com, Minggu (12/4/2020).

Baca: Novel Ungkap Kejanggalan Dakwaan Kasusnya, Masak Air Aki Bau Menyengat

Sabtu (11/4/2020) kemarin Novel Baswedan menilai ada dua hal yang janggal terkait pengusutan kasus penyerangan terhadap dirinya.

Pertama adalah terkait dua pelaku yang kini sudah berstatus terdakwa.

Keduanya adalah polisi aktif yakni Ronny Bugis dan Rahmat Kadir.

Baca: Novel Baswedan: Lucu, Orang Tidak Kenal Kok Punya Dendam

"Memang saya tak mengatakan kedua orang ini benar pelakunya atau bukan pelakunya. Tapi saya belum dapat alasan kenapa dua orang ini dianggap sebagai pelaku," kata Novel Baswedan saat diskusi via konferensi video dengan Direktur Amnesty International Usman Hamid.

Novel Baswedan mengaku tidak pernah berinteraksi apalagi mengenal kedua pelaku.

Karena itu, ia merasa janggal ketika dua pelaku menyebut motif penyerangan adalah dendam.

Halaman
123
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas