Tribun

PAN Minta Jokowi Evaluasi Keberadaan Staf Khusus Milenial

Oleh sebab itu, kata Saleh, sangat tepat jika presiden memberdayakan semua potensi yang ada di lingkaran istana.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Hendra Gunawan
PAN Minta Jokowi Evaluasi Keberadaan Staf Khusus Milenial
Tribunnews/HO/Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris
Tujuh orang sebagai Staf Khusus Presiden untuk membantunya dalam pemerintahan pada sebuah acara perkenalan yang berlangsung dengan santai di veranda Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2019) sore. Ketujuh staf khusus baru yang diperkenalkan Presiden Jokowi merupakan anak-anak muda berusia antara 23-36 tahun atau generasi milenial. Adapun ketujuh staf khusus baru yang diumumkan oleh Presiden Jokowi yaitu (kiri ke kanan) Andi Taufan Garuda Putra, Ayu Kartika Dewi, Adamas Belva Syah Devara, Putri Indahsari Tanjung, Aminuddin Maruf, Gracia Billy Mambrasar, dan Angkie Yudistia. Tribunnews/HO/Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta mengevaluasi staf-staf khusus dan juga pembantunya di tingkat eksekutif, saat pandemi virus corona atau covid-19.

Wakil Ketua Fraksi PAN di DPR Saleh Partaonan Daulay mengatakan, saat ini presiden membutuhkan pikiran dan tenaga ekstra untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Oleh sebab itu, kata Saleh, sangat tepat jika presiden memberdayakan semua potensi yang ada di lingkaran istana.

Baca: Jadwal Buka Puasa di Ternate, Tidore hingga Halmahera Minggu (26/4/2020), Lengkap dengan Doa Berbuka

Baca: 72 Ribu Lebih Spesimen Telah Diperiksa Melalui PCR untuk Deteksi Covid-19 di Indonesia

Baca: Mengenang Sosok Tito Vilanova, Assisten Pelatih Barcelona saat di Puncak Kejayaan

"Staf-staf khusus presiden dinilai belum bisa berkontribusi secara maksimal. Kepeloporan dan inisiatif mereka belum terlihat, masyarakat belum merasakan hasil kerja mereka," kata Saleh kepada Tribunnews, Jakarta, Minggu (26/4/2020).

Menurut Saleh, staf khusus presiden semestinya dapat membantu presiden mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah maupun rakyat Indonesia.

"Kalau betul tidak banyak membantu, presiden diminta untuk melakukan evaluasi. Apalagi, sudah ada dua orang yang mengundurkan diri," papar Saleh.

Saat wabah virus corona saat ini, kata Saleh, staf khusus milenial dapat mencari solusi untuk membehani segala dimensi kehidupan yang terpuruk karena wabah tersebut.

"Selain persoalan kesehatan, persoalan lain juga perlu ditangani dengan benar. Ada masalah ekonomi, sosial, pendidikan, pengangguran, dan lain-lain. Semua itu harus mendapatkan perhatian dengan baik," ucap Anggota Komisi IX DPR itu.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas