Tribun

Hari Buruh Internasional

Serikat Pekerja: Rakyat Butuh Makan Bukan Pelatihan Online, Hentikan Program Kartu Prakerja

Dia meminta agar DPR sebagai wakil rakyat dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus turut menghentikan program tersebut

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Serikat Pekerja: Rakyat Butuh Makan Bukan Pelatihan Online, Hentikan Program Kartu Prakerja
freepik.com
40 Ucapan Hari Buruh/May Day, Bisa jadi Status di WhatsApp, Facebook, Twitter, Instagram 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) menuntut agar pemerintah membatalkan program Kartu Prakerja di Hari Buruh Sedunia atau May Day 2020.

Presiden ASPEK Indonesia, Mirah Sumirat mengatakan masyarakat bukannya membutuhkan pelatihan melalui daring, akan tetapi lebih membutuhkan makanan.

Baca: Virus Corona Mudah Jangkiti Warga yang Terpapar Polusi Udara? Guru Besar UI Beri Penjelasan

"ASPEK Indonesia menuntut pemerintah untuk membatalkan program Kartu Prakerja yang sangat tidak bermanfaat dan hanya menghambur-hamburkan uang rakyat. Saat ini rakyat butuh makan, tidak butuh pelatihan online," ujar Mirah, dalam keterangannya, Jumat (1/5/2020).

Menurut Mirah, anggaran sebesar Rp5,6 triliun untuk program Kartu Prakerja seharusnya dialihkan untuk memberikan bantuan langsung bagi masyarakat, serta sebagai jaring pengaman bagi korban PHK.

Dia meminta agar DPR sebagai wakil rakyat dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus turut menghentikan program tersebut.

Sebab, kata Mirah, program ini diduga adalah bagi-bagi proyek dari pemerintah.

Baca: Cerita Wanita Nekat Mudik Jalan Kaki Menuju Pati: Jalan Belasan Kilometer, Pingsan di Minimarket

"DPR harus tegas untuk meminta dihentikannya program Kartu Prakerja yang diduga sarat dengan patgulipat dan cuma bagi-bagi proyek," kata dia.

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas