Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bulan Bung Karno

PDIP: Kegiatan Bulan Bung Karno di Blitar Tetap Dilakukan Secara Fisik, Tapi Dengan Kemasan Baru

PDI Perjuangan (PDIP) menyebut serangkaian kegiatan Bulan Bung Karno di Blitar, Jawa Timur, tetap dilaksanakan secara fisik di tengah pademi Covid-19

PDIP: Kegiatan Bulan Bung Karno di Blitar Tetap Dilakukan Secara Fisik, Tapi Dengan Kemasan Baru
Tribunnews.com/ Seno Tri Sulistiyono
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Rabu (27/5/2020) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PDI Perjuangan (PDIP) menyebut serangkaian kegiatan Bulan Bung Karno di Blitar, Jawa Timur, tetap dilaksanakan secara fisik di tengah pademi Covid-19.

Namun, khusus pada tahun ini kegiatan akan mengedepankan protokol Covid-19 dan diselenggarakan dengan sederhana.

"Kami sudah berkoordinasi dengan teman-teman Blitar. Penyelenggaraan pada 1 Juni Hari Pancasila dan 6 Juni Hari Lahir Bung Karno tetap diperingati, tetapi dengan protokol Covid, tidak banyak orang," kata Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Baca: Jerman akan Akhiri Larangan Perjalanan untuk 31 Negara di Eropa

Djarot menjelaskan, kegiatan Bulan Bung Karno di Blitar biasanya memiliki tiga agenda peringatan di setiap Juni.

Pertama memperingati Hari Pancasila pada 1 Juni, hari lahir Bung Karno pada 6 Juni, dan Haul Bung Karno pada 20 Juni.

Menurutnya, pada saat keadaaan normal sebelum Corona, masyarakat Blitar menggelar upacara dan karnaval pada 1 Juni dengan istilah Gerebek Pancasila.

Baca: George Floyd Tewas Tercekik saat Dibekuk Polisi, 3 Orang Kulit Hitam Ini Juga Alami Nasib Serupa

"Setelah acara itu, seluruh peserta upacara dengan pendekatan budaya membawa simbol-simbol tentang Pancasila, tentang Indonesia, dan membawa gunungan lima, yang nanti akan dibawa ke makam Bung Karno pakai karnaval dan sangat ramai, itu zaman normal," kata Djarot.

Pada 6 Juni, masyarakat Blitar biasanya menggelar tumpengan, makan bersama sekaligus berdoa untuk Bung Karno dan negara.

Kemudian, pada 20 Juni, masyarakat Blitar menggelar Haul Bung Karno sekaligus berdoa bersama.

Baca: Mendagri Sarankan Pilkada Serentak Tetap Digelar 9 Desember 2020

Halaman
12
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas