Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Ibadah Haji 2020

Komnas Haji dan Umrah Sebut Keputusan Batalkan Keberangkatan Haji Tahun 2020 Telah Selamatkan Jemaah

Komnas Haji dan Umrah memberikan apresiasi kepada pemerintah terkait keputusan untuk membatalkan keberangkatan jemaah haji tahun 2020 karena Covid-19.

Komnas Haji dan Umrah Sebut Keputusan Batalkan Keberangkatan Haji Tahun 2020 Telah Selamatkan Jemaah
ISTIMEWA
Komnas Haji dan Umrah memberikan apresiasi kepada pemerintah terkait keputusan untuk membatalkan keberangkatan jemaah haji tahun 2020 karena Covid-19. 

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Komnas Haji dan Umrah, Mustolih Siradj, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah terkait keputusan pembatalan haji tahun 2020 yang disebut telah menyelamatkan jemaah Indonesia.

Hal tersebut disampaikan melalui press relase yang diterima oleh tim Tribunnews.com.

Komnas Haji dan Umrah mengapresiasi sikap dari Kementerian Agama, khususnya Menteri Agama, Fachrul Razi, terkait pengambilan keputusan yang berat perihal pemberangkatan jemaah haji di tahun 2020/1441 H.

Baca: Pemerintah Tak Berangkatkan Haji pada 2020, Bagaimana Nasib Jemaah yang Sudah Bayar Lunas?

Mustolih merasa Fachrul Razi telah memprioritaskan keselamatan dari para jemaah tanah air, dibandingkan kepentingan lainnya, seperti dari segi perekonomian.

Ketua Komnas Haji dan Umrah, Mustolih Siradj menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah terkait keputusan pembatalan haji tahun 2020 yang disebut telah menyelamatkan jemaah Indonesia.
Ketua Komnas Haji dan Umrah, Mustolih Siradj menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah terkait keputusan pembatalan haji tahun 2020 yang disebut telah menyelamatkan jemaah Indonesia. (TRIBUNNEWS.COM/REGINA KUNTHI ROSARY)

Fachrul Razi juga patut diapresiasi karena telah membuat keputusan tanpa menunggu informasi resmi dari Arab Saudi.

Di mana sampai saat ini, Pemerintah Arab Saudi belum juga memberikan kepastian perihal pelaksanaan ibadah haji.

Sehingga menurut Mustolih, sikap ini bisa dijadikan tanda apabila Indonesia adalah negara yang independen.

Yakni negara yang bisa menentukan sendiri keputusan menyangkut keselamatan para rakyatnya.

Indonesia sendiri merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia.

Hal ini juga menjadikan Indonesia sebagai negara yang mendapatkan kuota haji terbanyak.

Baca: Asosiasi Penyelenggara Haji Hormati Putusan Pemerintah Batalkan Keberangkatan Jemaah Haji

Baca: Harusnya Keputusan Soal Haji Ditentukan Lewat Rapat Kerja Bersama

Halaman
123
Penulis: Febia Rosada Fitrianum
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas