Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kelompok Bersenjata di Papua

BREAKING NEWS: Polisi Tembak Anggota KKB yang Sempat Hadang Rombongan Tito Karnavian

Selain menangkap Oniara Wonda, polisi juga menyita barang bukti seperi tas, kemeja hingga handphone.

BREAKING NEWS: Polisi Tembak Anggota KKB yang Sempat Hadang Rombongan Tito Karnavian
Pragativadi.com
Ilustrasi penembakan 

‎Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono ‎membenarkan Polda Papua telah melakukan penangkapan pada anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang telah lama menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Papua.

"Minggu (1/6/2020) kemarin Polda Papua dan Satgas Nemangkawi dibantu satuan Brimob dan TNI berhasil menangkap anggota KKP yang masuk daftar DPO bernama Oniara Wonda (OW)," ujar Argo di Bareskrim Mabes Polri, Selasa (2/6/2020).

Penangkapan dilakukan di Kampung Igimbut, Kota Mulia, kabupaten Puncak Jaya. Ketika hendak ditangkap, ‎Oniara Wonda terpaksa ditangkap karena melakukan perlawanan dan hendak melarikan diri.

Baca: Polri Diminta Usut Tuntas Teror Terhadap Panitia Diskusi FH UGM

Baca: Polda Papua Bantah Ada Tahanan Positif Corona, Itu Hoax

"Oniara Wonda diduga terlibat dalam sejumlah kasus penembakan warga sipil di Papua‎. Saat hendak ditangkap dia melakukan perlawanan dan melarikan diri. Jadi Satgas melakukan tindakan tegas dan terukur," tutur jenderal bintang dua itu.

Kini Oniara Wonda sudah dievakuasi dan mendapat perawatan di RS Bhayangkara Jayapura‎. Selain menangkap Oniara Wonda, polisi juga menyita barang bukti seperi tas, kemeja hingga handphone.

Atas perbuatannya Oniara Wonda dijerat dengan pasal ‎340 KUHP, 338 KUHP, 365 KUHP, 351 ayat 1 dan 2, pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana mati.

‎Terpisah Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengungkapkan Oniara Wonnda merupakan salah satu anggota KKB pimpinan Purom Wenda yang biasa menyebut nama Tentara Pembatasan Nasional Organisasi wilayah Pilia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Baca: Polda Papua Bantah Ada Penyerangan dan Perampasan Senjata di Pos TNI-Polri Nduga

Kelompok ini terlibat dalam sejumlah aksi penembakan di wilayah Pegunungan Tengah Papua. ‎Beberapa diantaranya yakni penembakan yang menewaskan polisi di Kali Semen, Puncak Jaya, penyerangan mobil patroli di Nambume Distrik Indawa pada 2014.

Penembakan anggota TNI Yonif 756/WMS, penembakan yang menyebabkan dua polisi gugur dan tiga luka-luka di Pirime. ‎Bahkan dia salah satu KKB yang menghadang rombongan Kapolda Papua Irjen Tito Karnavian di Pirime saat menuju Lanny Jaya.

"Dia termasuk KKB yang menghadang rombongan Kapolda Papua Irjen Tito Karnavian di Pirime saat menuju Lanny Jaya," tutur Paulus di Polda Papua, Selasa (2/6/2020).

Penghadangan yang dimaksud Paulus yakni penghadangan terhadap rombongan Jenderal (Purn) Tito ‎Karnavian yang saat itu menjabat sebagai Kapolda Papua pada 28 november 2012 saat akan menuju Polsek Pirime.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas