Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Helikopter TNI Jatuh di Kendal

Praka Andi Sempat Evakuasi 3 Orang Kawannya di Dalam Helikopter MI 17 yang Jatuh di Kendal

Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso mengatakan saat ini Praka Andi dalam kondisi sehat meski sempat pincang pada saat insiden tersebut.

Praka Andi Sempat Evakuasi 3 Orang Kawannya di Dalam Helikopter MI 17 yang Jatuh di Kendal
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Helikopter MI-17V5 milik Penerbad TNI AD dengan nomor registrasi HA5151 jatuh di lahan kosong sekitar proyek Kawasan Industri Kendal (KIK), Sabtu (6/6/2020) sore. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang prajurit TNI AD yang merupakan korban jatuhnya Helikopter MI 17 di Kendal pada Sabtu 6 Juni 2020 lalu yakni Praka Andi sempat mengevakuasi tiga temannya yang berada di dalam helikopter tersebut pada saat kejadian.

Komandan Puspenerbad Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso mengatakan saat ini Praka Andi dalam kondisi sehat meski sempat pincang pada saat insiden tersebut.

Teguh juga mengatakan Praka Andi juga telah dirontgen dan saat ini dalam keadaan telah pulih.

Selain itu Teguh mengatakan Praka Andi juga telah menceritakan langsung terkait kejadian tersebut kepadanya.

Hal itu disampaikan Teguh dalam laporannya kepada Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa lewat teleconference pada tayangan TNI AD 60" yang diunggah lewat akun Instagram resmi TNI AD, @tni_angkatan_darat, pada Rabu (10/6/2020).

"Atas nama Praka Andi. Jadi yang bersangkutan sempat mengevakuasi yang tiga orang di dalam. Pada saat saat ketemu saat itu memang kondisinya pincang, tapi setelah dirotngen tidak apa-apa. Kemarin siang saya ketemu kondisinya sudah pulih sehingga bisa menceritakan apa yang terjadi pada saat itu," kata Teguh.

Sementara itu, dua prajurit TNI korban kecelakaan helikopter MI 17 di Kawasan Industri Kendal pada Sabtu 6 Juni 2020 lalu yakni Praka Nanang dan Lettu CPN Vira Yudha kini tengah dirawat di RSUP Dr Kariadi Semarang Jawa Tengah.

Tim Dokter RSPAD Gatot Soebroto yang ditugaskan untuk memantau kondisi para korban kecelekaan tersebut yakni Dr Budiman mengungkapkan bahwa keduanya mengalami luka bakar.

Budiman menjelaskan Praka Supriyanto mengalami luka bakar 60 persen dengan derajat dua dan derajat tiga.

"Pasien Praka Supriyanto dengan kondisi luka bakar hampir seluruh permukaan kulitnya yaitu 60 persen terkena derjat dua dan derajat tiga. Dengan luka bakar 60 persen itu termasuk sangat berat. Dengan penatalaksanaan yang cermat semoga kita bisa berhasil menolong pasien ini melewati masa-masa kritisnya," kata Budiman.

Halaman
123
Penulis: Gita Irawan
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas