Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Jiwasraya

Jaksa Agung Saat Ini Jadi Tumpuan Masyarakat Tuntaskan Kasus Jiwasraya

Kejaksaan Agung mengumumkan tersangka baru dalam dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang skandal Jiwasraya.

Jaksa Agung Saat Ini Jadi Tumpuan Masyarakat Tuntaskan Kasus Jiwasraya
Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Jaksa Agung ST Burhanuddin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mega korupsi Jiwasraya menjadi preseden buruk bagi perusahaan plat merah dalam pengelolaan keuangan.

Berdasarkan laporan BPK, negara mengalami kerugian sebesar Rp 16,8 triliun.

Kerugian itu antara lain, kerugian negara akibat investasi saham Rp 4,65 triliun dan kerugian negara akibat investasi reksa dana Rp 12,16 triliun.

Terbaru, Kejaksaan Agung mengumumkan tersangka baru dalam dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang skandal Jiwasraya.

Tak tanggung-tanggung, Kejagung menetapkan seorang pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan 13 Perushaan yang merupakan manajer investasi sebagai tersangka.

Peneliti Politika Research and Consulting, Ian Suherlan, menyatakan bahwa pengumuman ini merupakan gebrakan sekaligus babak baru dalam penyidikan kasus Jiwasraya yang telah berjalan berbulan-bulan.

"Jaksa Agung ST Burhanddin menjadi tumpuan harapan masyarakat untuk dapat membongkar kasus ini sampai dengan clean dan clear," tegasnya ketika dikonfirmasi, Rabu (1/7/2020).

Kerja Kejagung, tambah Ian, sampai saat ini sudah cukup konsisten. Jasus jiwasraya terus berjalan dan dengan tersangka yang terus bertambah.

"Tentu saja ini suatu prestasi Kejagung yang berani mengusut megakasus yang patut kita apresiasi," jelasnya.

Melihat banyak para tersangka, kronologis kasus serta pasal-pasal yang disangkakan tercermin bahwa perkara ini merupakan tindak pidana korupsi berjamaah.

Halaman
12
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas