Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kejaksaan Agung Kebakaran

Puing Berserakan, Pintu-pintu Ruangan Tak Lagi Utuh, Plang Nama Hanya Menyisakan Kata 'Kejaksaa'

Pintu-pintu ruangan tak lagi utuh, sudah hangus tak berbentuk. Hanya konstruksi bangunan Gedung Utama Kejaksaan Agung RI yang tersisa, lainnya hangus.

Puing Berserakan, Pintu-pintu Ruangan Tak Lagi Utuh, Plang Nama Hanya Menyisakan Kata 'Kejaksaa'
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri bersama Polda Metro Jaya melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Gedung Utama Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, yang terbakar pada Sabtu (22/8/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hangus. Puing-puing kaca, kayu, dan plafon sisa bakaran berserakan masih terlihat. Dinding-dinding gedung enam lantai korps Adhyaksa pekat diselimuti corak hitam akibat terbakar, Sabtu (22/8/2020) malam lalu.

Banyak abu bertebaran, mencapai gerbang masuk. Banyak kaca meliuk-liuk terbaring di tanah di sepanjang ruang-ruang gedung yang ada.

Pintu-pintu ruangan tak lagi utuh, sudah hangus tak berbentuk. Hanya konstruksi bangunan Gedung Utama Kejaksaan Agung RI yang tersisa, lainnya hangus tak berbekas dilahap 'Si Jago Merah.'

Baca: Meski Diterpa Musibah Kebakaran, Kejagung Lanjutkan Pemeriksaan Kasus Korupsi Jiwasraya

Plang nama Kejaksaan Agung yang terpampang megah di bagian depan gedung pun hampir hangus tak tersisa. Pekat diselimuti corak hitam, plang nama tersebut hanya tersisa kata 'Kejaksaa.'

Kobaran api dahysat yang tiba-tiba membakar sekira pukul 19.00 WIB Sabtu lalu, meluluhlantakkan gedung Korps Adhyaksa.

Saat itu, oang-orang yang sedang menikmati akhir pekan di sekitaran Jalan Sultan Hasanuddin Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sontak terkejut.

Mereka menyaksikan kobaran api membara begitu dahsyat disusul kepulan asap hitam membumbung tinggi di atas langit Gedung Kejaksaan Agung RI.

"Waktu itu pada kaget. Tidak ada suara gede, tidak ada apa-apa, tiba-tiba udah kebakaran gede. Kira-kira pukul 19.00 WIB waktu itu," ucap Toni, seorang pedagang kelontong di Jalan Sultan Hasanuddin Dalam kepada Tribunnews, Selasa (25/8/2020).

Lokasi Toni berdagang hanya sekira 200 meter dari Gedung Utama Kejaksaan Agung RI yang terbakar.

Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran (Damkar) tiba di lokasi kejadian sekira pukul 19.15 WIB. Mereka bergegas mengimbau toko-toko di sekitaran lokasi tutup sampai api berhasil dipadamkan.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas