Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Singgung Selalu Dibilang PKI, Ketua PA 212 Minta Megawati Introspeksi Diri 

Slamet justru berbalik mempertanyakan mengapa Megawati tidak berkaca lantaran tudingan itu selalu disematkan kepadanya.

Singgung Selalu Dibilang PKI, Ketua PA 212 Minta Megawati Introspeksi Diri 
Tribunnews.com
Slamet Ma'arif saat berbicara mengenai persiapan kepulangan Habib Rizieq di Kantor DDII, Jakarta Pusat, Selasa (20/2/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mempertanyakan nalar pihak-pihak yang selalu menuding dirinya dan Presiden Joko Widodo sebagai antek Partai Komunis Indonesia (PKI) saat berpidato dalam sekolah partai calon kepala daerah PDIP secara daring, Rabu (26/8).

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Ustadz Slamet Maarif mengaku tak merasa pernyataan Megawati diarahkan kepada pihaknya. 

"Nggak juga. Karena pernyataan itu sudah sering muncul sebelum PA 212 ada kok," ujar Slamet, ketika dihubungi Tribunnews.com, Kamis (27/8/2020). 

Slamet justru berbalik mempertanyakan mengapa Megawati tidak berkaca lantaran tudingan itu selalu disematkan kepadanya. 

Apalagi menurutnya indikasi kebangkitan PKI gaya baru atau Neo PKI dimulai dari reformasi dan sangat kuat indikasinya ketika masuk tahun 2014 hingga saat ini. 

"Terakhir adanya RUU HIP siapa inisiatornya? Bu Mega introspeksi dan ngaca diri dengan kebijakan dan langkah partai maupun pemerintah era Jokowi, nanti tahu jawabannya. Dan semoga bisa menyadarinya ya bu," kata Slamet. 

Baca: Soal Deklarasi KAMI, Megawati: Kayaknya Banyak Banget yang Kepingin Jadi Presiden

Slamet juga mengimbau jika tidak ingin dianggap komunis, maka perlu menyingkirkan orang-orang yang berorientasi ke sana di dalam partai berlambang banteng moncong putih itu. 

"Justru kalau Bu Mega tidak ingin dianggap komunis ya bersih-bersih diri dong partainya dari tokoh-tokoh haluan kiri yang pernyataan dan sikapnya membuka ruang kebangkitan PKI," tandasnya. 

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengaku heran dengan tudingan antek Partai Komunis Indonesia (PKI) yang senantiasa dialamatkan pada dirinya dan Presiden Joko Widodo.

Ia pun mempertanyakan nalar dari tudingan yang kerap dilayangkan oleh orang-orang yang tidak menyukai dirinya tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas