Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Nadiem Makarim: Pandemi Membuka Mata Kehadiran Teknologi di Dunia Pendidikan

"Pandemi Covid-19 yang membawa transformasi dahsyat membuka mata kita kepada kehadiran teknologi dalam pendidikan," ujar Nadiem.

Nadiem Makarim: Pandemi Membuka Mata Kehadiran Teknologi di Dunia Pendidikan
Kemendikbud
Mendikbud Nadiem Makarim saat luncurkan empat kebijakan merdeka belajar dalam rapat koordinasi kebijakan pendidikan tinggi di Gedung D kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Jumat (24/1/2020).(Kemendikbud) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menilai pandemi Covid-19 memberikan kesadaran pada masyarakat tentang pentingnya teknologi di dunia pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Nadiem dalam Dies Natalis Universitas Terbuka yang digelar secara daring pada Jumat (4/9/2020).

"Pandemi Covid-19 yang membawa transformasi dahsyat membuka mata kita kepada kehadiran teknologi dalam pendidikan," ujar Nadiem.

Menurut Nadiem, penggunaan teknologi untuk pendidikan harus mampu diadaptasi oleh masyarakat.

Baca: Mendikbud Nadiem Makarim Ajak Lulusan Luar Negeri Balik ke Indonesia

Baca: Nadiem Makarim Minta Kepala Sekolah Berikan Data Akurat Penerima Subsidi Kuota

Meski begitu, Nadiem menilai pembelajaran tidak hanya dapat dilakukan secara daring.

Menurutnya dibutuhkan pengayaan pengalaman bagi murid.

"Oleh karenanya, pengayaan pengalaman-pengalaman, pengembangan hard skill, soft skill berbasis pengalaman nyata di dunia kerja harus ditempa," ucap Nadiem.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan - Nadiem Makarim
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan - Nadiem Makarim (Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S)

Nadiem juga meminta kolaborasi antara lembaga pendidikan dengan dunia industri dan dunia usaha harus dijalin untuk memberikan pembelajaran yang baik.

"Sekali lagi ini diperlukan sinergi yang kuat dengan dunia usaha dan dunia industri," kata Nadiem.

Seperti diketahui, dampak pandemi Covid-19 membuat sebagian daerah di Indonesia menerapkan pembelajaran jarak jauh.

Beberapa wilayah di zona hijau dan kuning telah mendapatkan relaksasi untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas