Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pembelajaran Daring Awalnya Diprediksi Baru Terjadi di 2030, Pakar: Masa Depan Datang Lebih Cepat

Pakar teknologi dan akademisi menilai masa depan dunia pendidikan di Indonesia datang lebih cepat akibat pandemi Covid-19.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pembelajaran Daring Awalnya Diprediksi Baru Terjadi di 2030, Pakar: Masa Depan Datang Lebih Cepat
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Siswa SD Islam Al Azhar 4 Muhammad Risyad (10) mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara daring dari kediamannya di Bintaro, Jakarta, Senin (13/7/2020). Kegiatan MPLS dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tersebut bertujuan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan sekolah. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM - Pakar teknologi dan akademisi Prof Dr Ir R Eko Indrajit menilai masa depan dunia pendidikan di Indonesia datang lebih cepat akibat pandemi Covid-19.

Dalam hal ini ialah metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara virtual atau daring.

Eko mengungkapkan belajar secara daring sudah lazim dilakukan di luar negeri.

Namun hal ini masih jarang dilakukan di Indonesia.

Model belajar seperti yang dilakukan saat ini sebelum ada pandemi diperkirakan baru akan terjadi pada tahun 2030.

"Awalnya semua kaget karena tidak menyangka. Ini untuk tahun 2030, tapi masa depan datang lebih cepat," ujar Eko saat menjadi pembicara webinar Lenovo EdVision 'Realizing the Future of Education' digelar secara virtual, Kamis (24/9/2020) dilansir Kompas.com.

Prof Eko Indrajit
Prof Eko Indrajit (Istimewa)

Baca: Sering Digunakan untuk PJJ, Nadiem Pastikan Aplikasi Whatsapp Masuk Dalam Kuota Belajar

Baca: Kemendikbud: 9,6 Juta Anak Didik dan Pendidik Terima Bantuan Kuota Internet PJJ Tahap Pertama

Eko mengungkapkan metode pembelajaran ini disambut dengan antusias oleh masyarakat.

Rekomendasi Untuk Anda

Pasalnya, teknologi digital dan internet sudah amat dekat di masyarakat.

"Meski ada hambatan, tetapi masyarakat menyambut antusias. Semua akan blended learning. Karena siswa maupun guru bisa belajar di mana saja dan kapan saja tentu dengan menggunakan perangkat apa saja," imbuhnya.

Eko menilai hal ini menjadi loncatan dunia pendidikan Indonesia.

Eko menyebut pendidikan masih bisa berjalan meski dalam kondisi sulit.

Baca: Mengaku Bukan Guru atau Dosen, Ini Kisah Anggota Ombudsman Alvin Lie Dapat Subsidi Kuota untuk PJJ

PJJ Indonesia Kelas Dunia

ilustrasi belajar secara efektif di era digital.
ilustrasi. (HandOut/Istimewa)

Lebih lanjut Eko mengungkapkan Indonesia sudah memasuki model pembelajaran kelas dunia.

Tentunya dengan berbagai kendala, perbaikan dan kemajuan dunia pendidikan di Indonesia.

"Kini, kita bisa setara dengan negara-negara maju lainnya. Karena model pembelajaran kita sama, yakni menggunakan teknologi," ungkapnya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas