Tribun

Deklarator KAMI Sebut Jokowi Berusaha Jinakan Gatot Nurmantyo dengan Bintang Mahaputera

KAMI sebut Presiden Jokowi sedang menjinakan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, dengan memberikan tanda jasa Bintang Mahaputera.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Theresia Felisiani
Deklarator KAMI Sebut Jokowi Berusaha Jinakan Gatot Nurmantyo dengan Bintang Mahaputera
KOMPAS.com/ANDI HARTIK
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang berusaha menjinakan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, dengan memberikan tanda jasa Bintang Mahaputera

"Itu kan cara menjinakan orang-orang yang berbeda sikap dengan pemerintah," ucap Marwan Batubara yang merupakan satu di antara deklarator KAMI, saat dihubungi, Jakarta, Jumat (6/11/2020).

Menurutnya, rencana pemberian Bintang Mahaputera merupakan ujian bagi Gatot atas sikapnya selama ini, yang kerap mengkritik pemerintah ketika sudah salah jalan. 

"Di sini akan terlihat nanti bagaimana profil dan kualitas, sekaligus komitmen Pak Gatot untuk memperjuangkan kebenaran, juga aspirasi yang sudah disampaikan melalui pernyataan sikap pada 18 Agustus lalu di Tugu Proklamasi," tutur Marwan. 

Baca juga: Mahfud MD: Penghargaan untuk Gatot Nurmantyo Tidak Ada Urusan dengan Bungkam Membungkam

Baca juga: Politikus NasDem : Bintang Mahaputera Keputusan Politis, Tapi Dalam Kerangka Politik Kebangsaan

Marwan menyebut, pernyataan sikap KAMI yang juga dihadiri Gatot di Tugu Proklamasi, merupakan gambaran kondisi Indonesia pada saat ini dan bukan sesuatu yang mengada-ada. 

"Itu fakta, tidak terbantahkan bahwa kondisi Indonesia banyak masalah, sekaligus banyak pelanggaran. Pelanggaran Undang-Undang, konstitusi," ucap Marwan. 

Diketahui, Presiden Jokowi akan menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

Selain Gatot, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat bakal mendapatkan penghargaan serupa.

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan mantan Ketua MK, Arief Hidayat
Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan mantan Ketua MK, Arief Hidayat (kolase tribunnews)

Informasi tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD melalui akun Twitter resminya, @mohmahfudmd, Selasa (3/11/2020).

"Tanggal 10 dan 11 November 2020 Presiden akan menganugerahkan gelar pahlawan nasional (PN) dan bintang mahaputera (BM). Yang dapat gelar PN, antara lain, SM Amin dan Soekanto, yang dapat BM, antara lain, Gatot Nurmantyo dan Arief Hidayat," tulis Mahfud.
 

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas