Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kisah Miris Perburuan Emas Ilegal di Kabupaten Merangin, Makin Ngawur Rumah Ibadah Pun Disikat

Kasus penambangan emas liar ini misalnya bisa ditemukan di Desa Tiga Alur, Kecamatan Pangkalan Jambu, Kabupaten Merangin.

Kisah Miris Perburuan Emas Ilegal di Kabupaten Merangin, Makin Ngawur Rumah Ibadah Pun Disikat
Tribun Jambi/Muzakkir
Ilustrasi - Aktivitas penambangan emas tak berizin di hutan produksi Tabir Barat. 

TRIBUNNEWS.COM, BANGKO - Aksi perburuan emas melalui tambang-tambang emas ilegal di wilayah Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, kini makin menjadi-jadi semakin tambah ngawur.

Maraknya tambang emas ilegal ini juga tak lepas dari faktor ketidaktegaskan pemerintah lokal dan juga pihak penegak hukum.

Gambaran liarnya penambangan emas ilegal di Kabupaten Merangin bisa dilihat dari sasaran penambangan.

Lahan apa saja mereka sikat, tidak mempedulikan lagi apakah area yang digali tersebut sudah berdiri bangunan atau tidak. Bahkan rumah ibadah pun tak luput mereka sikat karena adanya kandungan emas di perut bumi di bawahnya.

Tambang emas Ilegal di Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Minggu (27/9/2020).(Dok. Polda Riau)
Tambang emas Ilegal di Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Minggu (27/9/2020).(Dok. Polda Riau) (Kompas.com)

Kasus penambangan emas liar ini misalnya bisa ditemukan di Desa Tiga Alur, Kecamatan Pangkalan Jambu, Kabupaten Merangin.

Bangunan musala di Dusun Nangko, Desa Tiga Alur sengaja dibongkar untuk dijadikan lokasi tambang emas ilegal.

Informasi yang didapat, pembongkaran musala ini sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.

Pembongkaran ini dengan dalih untuk melakukan pembangunan ulang rumah ibadah tersebut.

Namun dalam perjalanan, ternyata pembongkaran itu hanya untuk mengambil emas yang ada di bawah musala tersebut.

Menurut warga sekitar, sejak beroperasi sekitar dua bulan belakangan, pelaku penambangan sudah mendapatkan emas dengan jumlah yang fantastis.

Halaman
1234
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas