Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bentrok Polisi-FPI, Muhammadiyah: Masyarakat Harus Menahan Diri

"Saya sangat prihatin dan menyayangkan terjadinya insiden kekerasan yang melibatkan polisi dan pendukung HRS," ujarnya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Bentrok Polisi-FPI, Muhammadiyah: Masyarakat Harus Menahan Diri
Istimewa/Tribunnews
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Dr. H. Abdul Mu'ti. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti meminta seluruh pihak menahan diri dalam menyikapi insiden bentrokan yang terjadi antara simpatisan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dengan aparat kepolisian.

Bentrokan terjadi di kawasan Tol Cikampek, tepatnya dekat Pintu Tol Karawang Timur, Jawa Barat, Senin (7/12). Abdul mengaku prihatin atas peristiwa yang terjadi.

"Saya sangat prihatin dan menyayangkan terjadinya insiden kekerasan yang melibatkan polisi dan pendukung HRS," ujarnya, Senin (7/12/2020).

Baca juga: Beredar Dugaan Rekaman Suara Pendukung HRS yang Menyerang Mobil Polisi

Bentrok antara aparat kepolisian dan pendukung Rizieq Shihab melibatkan laskar khusus. Hal itu berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan polisi. Akibat kejadian itu, enam orang yang diduga pendukung Rizieq tewas.

"Selama ini laporan yang ada baru dari pihak kepolisian. Untuk memastikan polisi tidak melakukan pelanggaran diperlukan penyelidikan oleh pihak berwenang," tutur Abdul.

Baca juga: Berbeda dari Keterangan Polisi, FPI: Kami Diikuti OTK dan 6 Laskar Pengawal IB HRS Diculik

Menyikapi insiden itu, menurut Abdul, masyarakat harus bisa menahan diri dan tidak perlu melakukan aksi yang menimbulkan terjadinya kekerasan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Masyarakat sebaiknya menahan diri dengan tidak melakukan aksi-aksi yang berpotensi menimbulkan terjadinya kekerasan dan hal-hal yang tidak diinginkan," imbuh Abdul.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas