Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gema Jamin Usul Dua Nama Ini Jadi Kandidat Menteri Kelautan dan Perikanan

Yusherman menilai sosok Menteri Kelautan dan Perikanan berikutnya harus memiliki wawasan yang luas terkait geopolitik dan geostrategi kawasan.

Gema Jamin Usul Dua Nama Ini Jadi Kandidat Menteri Kelautan dan Perikanan
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Konferensi pers Relawan Gerakan Masyarakat Jokowi-Ma’ruf Amin (Gema Jamin). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua posisi Menteri definitif Kabinet Indonesia Maju saat ini dalam keadaan kosong,  yaitu Menteri Kelautan dan Perikanan dan juga Menteri sosial.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan Menteri Sosial Juliari Batubara menjadi tersangka oleh KPK karena melakukan tindakan melawan hukum berupa korupsi ditengah bencana pandemi Covid-19.

Relawan Gerakan Masyarakat Jokowi-Ma’ruf Amin (Gema Jamin), sebagai bagian yang turut memperjuangkan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu 2019, berharap agar Jokowi segera mengisi kursi menteri yang kosong tersebut.

Baca juga: 2 Menteri Tersandung Korupsi, Ini Tiga Skenario Reshuffle Kabinet Jokowi

Ketua Gema Jamin, Yusherman, mengatakan ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh sosok yang akan mengisi posisi Menteri khususnya untuk Menteri Kelautan dan Perikanan.

"Pertama, harus memahami semangat dan cita-cita Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai raksasa poros maritim dunia, Kedua, harus memiliki pengetahuan yang luas terkait dunia kemaritiman Indonesia," kata Yusherman dalam keterangannya, Rabu (16/12/2020).

Selanjutnya, Yusherman menilai sosok Menteri Kelautan dan Perikanan berikutnya harus memiliki wawasan yang luas terkait geopolitik dan geostrategi kawasan.

Sebab Indonesia akan diperhadapkan pada tantangan dari kekuatan luar yang juga berdampak pada wilayah laut Indonesia.

"Sehingga harus memiliki latar belakang akademis yang relevan dengan bidang kerja Kelautan dan Perikanan. Dan harus memiliki integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas yang diemban," ujarnya.

Atas dasar kriteria tersebut, Gema Jamin merekomendasikan sejumlah nama untuk dipertimbangkan oleh Jokowi.

Pertama yakni Wakil Ketua DPD RI Letjen TNI Marinir (purn) Nono Sampono.

Kedua yakni Mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut atau Wakasal Laksamana Madya (Purn) Wuspo Lukito.

Nama-nama ini setelah dipelajari oleh Gema Jamin dan dinilai layak untuk dipertimbangkan sebagai pembantu Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin di Kabinet Indonesia Maju khususnya di Kementerian Perikanan dan Kelautan," katanya.

Kendati demikian, Yusherman mengatakan, pengajuan nama tersebut hanya beraifat usulan dan keputusan akhir tetap dipercayakan kepada Presiden Jokowi.

"Relawan pengusung hanya memberikan masukan dan pertimbangan dan selanjutnya dengan hak prerogatif yang dimiliki Presiden Joko Widodo akan memilih yang terbaik untuk membantu di Kabinet. Kami meyakini, Presiden bisa memilih figur terbaik yang bisa bekerja sesuai visi misi Presiden," pungkasnya.

Penulis: chaerul umam
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas