Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

KPK Periksa Mantan ART Eddy Rumpoko Terkait Kasus Dugaan Gratifikasi Pemkot Batu

KPK periksa pihak swasta dan mantan pengurus rumah tangga eks Wali Kota Batu Eddy Rumpoko di Kantor Reserse dan Kriminal Polres Kota Batu.

KPK Periksa Mantan ART Eddy Rumpoko Terkait Kasus Dugaan Gratifikasi Pemkot Batu
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Wali Kota Batu nonaktif Eddy Rumpoko bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Senin (30/10/2017). Eddy Rumpoko diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Kepala Bagian Unit Layanan Pengaduan (ULP) Pemkot Batu Edi Setiawan terkait kasus dugaan suap pembangunan proyek pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kota Batu tahun anggaran 2017. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua saksi terkait kasus dugaan penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Batu 2011-2017.

Satu di antara saksi bernama Kristiawan selaku mantan pengurus rumah tangga eks Wali Kota Batu Eddy Rumpoko.

"Didalami pengetahuannya terkait dugaan sebagai perantara penerimaan atas perintah dari pihak yang terkait perkara ini, untuk menerima sejumlah uang dari para kontraktor dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemkot Batu," kata pelaksana tugas juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis (7/1/2021).

Baca juga: Usut Dugaan Gratifikasi di Pemkot Batu, KPK Geledah Tiga Kantor Dinas

Ali mengatakan saksi lainnya yang turut diperiksa yakni pemilik PT Gunadharma Anugerah M Zaini.

Zaini diminta menjelaskan soal pemberian sejumlah uang agar bisa memuluskan memperoleh proyek pekerjaan di Pemkot Batu.

Pemeriksaan Kristiawan dan Zaini sendiri dilakukan pada Selasa, 5 Januari 2021 lalu di Kantor Reserse dan Kriminal Polres Kota Batu.

Pemeriksaan keduanya berujung pada penggeledahan tiga organisasi perangkat daerah (OPD).

Ketiga OPD yang digeledah KPK itu meliputi Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kantor Dinas Pendidikan, dan Kantor Dinas Pariwisata Kota Batu.

Pantauan SURYA.co.id di Balaikota Among Tani, petugas KPK keluar masuk ruangan Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan Batu.

Mereka dikawal dua petugas dari Polres Batu.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Reza Deni
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas