Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Aksi 1812

Polri Bakal Segera Gelar Perkara Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan Aksi 1812

DIketahui, saksi-saksi yang telah diperiksa adalah Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif hingga Koordinator lapangan Aksi 1812 Rizal Kobar.

Polri Bakal Segera Gelar Perkara Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan Aksi 1812
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Polisi mengamankan dua pria hendak ikut Aksi 1812 di Monas dengan membawa senjata tajam dan bambu runcing untuk mengaitkan bendera salah satu ormas. Keduanya diamankan di Traffic Light Coca Cola, Jalan Yos Sudarso, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (18/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya akan melaksanakan gelar perkara terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan aksi 1812 dalam waktu dekat ini. Gelar perkara akan dilaksanakan setelah seluruh saksi diperiksa.

DIketahui, saksi-saksi yang telah diperiksa adalah Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif hingga Koordinator lapangan Aksi 1812 Rizal Kobar.

"Sekarang ini rencana akan kita lakukan gelar perkara untuk menentukan pasal-pasal yang dipersangkakan sesuai dengan perannya masing-masing," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (7/1/2021).

Baca juga: Pelaku Penyerangan Polisi Saat Aksi 1812 Masih Diburu

Baca juga: Rampung Periksa Slamet Maarif Cs, Polisi Jadwalkan Panggil Saksi Ahli Terkait Kasus Aksi 1812

Baca juga: Polisi Akan Periksa Koordinator Aksi Demo 1812 Besok

Namun demikian, pihaknya masih belum memastikan apakah gelar perkara tersebut nantinya akan langsung penetapan pihak yang sebagai tersangka.

Yang jelas, imbuh Yusri, penyidik Polri masih terus mengumpulkan alat-alat bukti, petunjuk hingga keterangan saksi untuk melengkapi pemeriksaan.

"Kita menunggu hasilnya seperti untuk yang telah dilakukan pemeriksaan sambil kita melengkapi alat bukti yang lain. Bukti petunjuk bukti surat dan bukti petunjuk saksi-saksi ahli," pungkasnya.

Ikuti kami di
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas