Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Harun Masiku Buron KPK

KPK Cari Tahu Keberadaan Harun Masiku Lewat Saudaranya

KPK memeriksa saudara eks caleg PDIP Harun Masiku, Daniel Tonapa Masiku, Selasa (19/1/2021).

KPK Cari Tahu Keberadaan Harun Masiku Lewat Saudaranya
Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama
Saudara dekat eks caleg PDIP Harun Masiku, Daniel Topan Masiku, usai diperiksa penyidik KPK, Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (19/1/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa saudara eks caleg PDIP Harun Masiku, Daniel Tonapa Masiku, Selasa (19/1/2021).

Lewat Daniel Masiku, KPK ingin mencari tahu keberadaan tersangka kasus dugaan suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR terpilih tahun 2019-2024 itu yang sudah buron sejak Januari 2020.

"Daniel Tonapa Masiku (pengacara) diperiksa sebagai saksi untuk tersangka HAR (Harun Masiku). Didalami pengetahuannya terkait dengan dugaan adanya jalinan komunikasi saksi yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan tersangka HAR," ujar Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangannya, Rabu (20/1/2021).

"Juga dikonfirmasi seputar keberadaan tersangka HAR yang saat ini masih berstatus DPO KPK," tambah Ali.

Baca juga: Teka-Teki Menghilangnya Politisi PDIP Harun Masiku, Orang Dekatnya Terakhir Bertemu 4 Tahun Lalu

Kepada awak media usai diperiksa, Daniel mengaku dicecar penyidik KPK terkait keberadaan Harun.

"Penyidik menanyakan hanya seputar itu aja, apakah ada informasi. Ya saya bilang enggak ada informasi," ucap Daniel di teras Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (19/1/2021).

Daniel mengklaim sudah tidak pernah berjumpa Harun sejak empat tahun lalu. Ia juga tak mengetahui apakah Harun masih melakukan kontak dengan keluarganya.

"Saya terakhir ketemu itu mungkin 3 atau 4 tahun yang lalu. Saya sama sekali tidak ada informasi ya," tuturnya.

Harun Masiku dikabarkan meninggal oleh Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman. Daniel mengaku kaget ketika mendengar kabar tersebut.

"Saya justru kaget. Jadi kita tentu berdoa semoga berita itu tidak benar," ujar Daniel.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas