Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

POPULER NASIONAL 3 Orang Tua Digugat Anak | Daftar Korban Sriwijaya Air Belum Teridentifikasi

Simak berita populer Tribunnews, tiga orang tua digugat anak kandung hingga daftar korban Sriwijaya Air belum teridentifikasi.

POPULER NASIONAL 3 Orang Tua Digugat Anak | Daftar Korban Sriwijaya Air Belum Teridentifikasi
mega nugraha/tribun jabar
RE Koswara (85), kakek asal Kecamatan Cinambo Kota Bandung yang digugat anaknya dengan meminta ganti rugi Rp 3 M lebih. Ternyata dia bukan orang sembarangan karena dialah pengelola Bioskop Mawar yang legendaris di Bandung. 

Baca selengkapnya >>>

4. Profil Irjen Ahmad Dofiri

Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri
Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri (TRIBUNNEWS/VINCENTIUS JYESTHA)

Irjen Ahmad Dofiri disebut menjadi calon kuat dalam jabatan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, menggantikan Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Seperti diketahui, Komjen Listyo Sigit menjadi calon tunggal Kapolri, setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan usulan namanya ke DPR RI pada Rabu (13/1/2021).

Baca juga: Nama Irjen Fadil Imran Diprediksi Tak Masuk dalam Bursa Calon Kabareskrim, Ini Kata IPW

Baca juga: Analisis soal Peluang 4 Irjen yang Berpeluang Isi Pos Kabareskrim

Sebelumnya, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane telah membeberkan empat kandidat Kabareskrim pengganti Komjen Listyo Sigit yang sudah disahkan sebagai Kapolri oleh DPR RI Kamis (21/1/2021).

Lantas siapakah sosok Irjen Ahmad Dofiri?

Irjen Dofiri saat ini menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat (Jabar).

Diketahui dirinya menggantikan Irjen Rudy Sufahriadi yang dicopot dari jabatannya sebagai Kapolda Jabar karena dinilai lalai dalam menegakkan protokol kesehatan.

Baca selengkapnya >>>

5. Daftar Korban Sriwijaya Air Belum Teridentifikasi

Keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 melakukan prosesi tabur bunga sebagai penghormatan terakhir bagi para korban, yang digelar di atas kapal KRI Semarang, di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang membawa 50 penumpang dan 12 kru hilang kontak dan ditemukan jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada 9 Januari 2021 lalu. Tribunnews/Jeprima
Keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 melakukan prosesi tabur bunga sebagai penghormatan terakhir bagi para korban, yang digelar di atas kapal KRI Semarang, di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang membawa 50 penumpang dan 12 kru hilang kontak dan ditemukan jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada 9 Januari 2021 lalu. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

Sebanyak 19 korban Sriwijaya Air SJ-182 belum teridentifikasi hingga Jumat (22/1/2021).

Diketahui, operasi pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 resmi dihentikan pada Kamis (21/1/2021).

"Maka hari ini, hari Kamis, tanggal 21 Januari 2021, pada pukul 16.57 WIB, operasi pencarian dan pertolongan pesawat Sriwijaya Air di perairan Kepulauan Seribu secara resmi saya nyatakan ditutup atau penghentian," ujar Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito, Kamis, dikutip Tribunnews dari Kompas.com.

Keputusan dihentikannya operasi pencarian telah melalui beberapa pertimbangan, seperti hal teknis, hasil temuan korban, pertemuan beberapa kali dengan pihak keluarga korban, dan masukan-masukan dari unsur di lapangan.

Baca juga: KNKT Curigai Sistem Autothrottle Sriwijaya Air SJ182, Data FDR: Tak Bekerja Baik Saat Take Off

Baca juga: 49 Korban Sriwijaya Air SJ-182 Sudah Berhasil Diidentifikasi Tim DVI Polri, Ini Daftar Namanya

Meski begitu, tim SAR tetap melakukan pemantauan dan tindakan lanjutan jika ada temuan.

"Namun selanjutnya dengan operasi lanjutan, yaitu pemantauan atau monitoring secara aktif," kata Bagus.

"Dan bila di kemudian hari ada dari masyarakat yang melihat dan menemukan yang diduga bagian dari korban ataupun pesawat kepada Basarnas, kami akan merespons untuk menindaklanjuti temuan tersebut," tuturnya.

Hingga Kamis petang, total sudah ada 47 korban Sriwijaya Air yang berhasil diidentifikasi.

Baca selengkapnya >>>

(Tribunnews.com)

Ikuti kami di
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas