Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Isu Taliban Kembali Berdengung di KPK, Ini Reaksi Novel Baswedan

Novel Baswedan sebut jika isu Taliban mulai berdengung, tandanya ada kepentingan sejumlah pihak yang terganggu oleh kerja lembaga antirasuah.

Isu Taliban Kembali Berdengung di KPK, Ini Reaksi Novel Baswedan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan berpose usai wawancara khusus dengan Tribunnews di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/6/2020). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kembali diterpa isu Taliban.

Penyidik senior  itu mengatakan isu Taliban memang kerap dilontarkan oleh para pendukung koruptor.

"Isu radikal-Taliban sudah sering digunakan oleh para pendukung koruptor. Padahal jelas isu itu tidak benar dan mengada-ngada," kata Novel lewat pesan singkat, Senin (25/1/2021).

Baca juga: KPK Dalami Proses Ikut Serta Perusahaan Rekanan Pengadaan Bansos

Kata Novel, rekan-rekannya di KPK sudah hapal jika isu Taliban mulai berdengung, itu tandanya ada kepentingan sejumlah pihak yang terganggu oleh kerja lembaga antirasuah.

"Kawan-kawan sudah bisa menandai bahwa bila isu itu dihembuskan biasanya ada kepentingan mereka yang terganggu di KPK," katanya

"Dan selama ini memang demikian, bila KPK sedang bekerja benar untuk perangi korupsi, maka mereka (para pendukung koruptor) menyerang menggunakan isu itu," tambah Novel.

Yang menyedihkan, dikatakan Novel, banyak masyarakat yang termakan dengan isu taliban tersebut.

Pihak-pihak yang menyuarakan ada kelompok Taliban di KPK, imbuhnya, menganggap isu itu cukup efektif.

"Tapi setelah sekian lama dan diulang-ulang penggunaan isu itu, rasanya masyarakat semakin paham bahwa upaya menggangu dan menyerang pemberantasan korupsi dilakukan dengan segala cara, termasuk dengan cara membuat fitnah dan narasi-narasi seperti itu," katanya.

Baca juga: KPK Sebut Sejumlah Saksi Kasus Suap Banprov Indramayu Terintimidasi

Dikutip Wartakotalive.com, mantan Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyoroti tentang kembali digulirkannya isu Taliban di KPK.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas